DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEWASA BERDASARKAN METODE DDD DAN DU 90% DI PUSKESMAS BANJARBARU SELATAN PERIODE TAHUN 2024
PENGARANG:RIZKA SYAWAL ANDINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-23


Antibiotik merupakan golongan obat untuk mengatasi berbagai infeksi akibat bakteri. Penggunaan antibiotik yang terus meningkat berisiko mempercepat munculnya resistensi antimikroba (AMR) yang menjadi ancaman kesehatan global. Evaluasi kuantitatif penggunaan antibiotik dengan metode DDD (Defined Daily Dose) dan DU (Drug Utilization) 90% perlu dilakukan untuk pengendalian resistensi dan kerasionalan antibiotik, khususnya di fasilitas pelayanan primer seperti Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penggunaan antibiotik, menghitung kuantitas penggunaan antibiotik dalam DDD/1000 KPRJ, serta menentukan segmen DU 90% pada pasien dewasa di Puskesmas Banjarbaru Selatan periode tahun 2024. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan pengambilan data secara retrospektif. Sebanyak 1.954 data registrasi pasien rawat jalan yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian didapatkan profil penggunaan antibiotik dengan pemberian tertinggi pada nama, dosis dan golongan antibiotik tertinggi adalah amoksisilin 500 mg golongan penisilin (69,5%), lama pemberian antibiotik tertinggi adalah 3-5 hari (99,85%). Antibiotik dengan kuantitas terbanyak adalah amoksisilin sebesar 274,26 DDD/1000 KPRJ. Antibiotik yang termasuk dalam segmen DU 90% adalah amoksisilin dan sefadroksil. Tingginya kuantitas penggunaan antibiotik amoksisilin dapat mencerminkan kecenderungan penggunaan antibiotik yang kurang selektif. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI