DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLIKASI SURAT EDARAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 3 TAHUN 2023 TERHADAP GUGATAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA
PENGARANG:NUR ANJALIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-23


Penelitian ini mengkaji Surat Edaran Mahkamah Agung No. 3 Tahun 2023 kamar Agama mengenai perubahan dalam mengajukan gugatan perceraian yang dimana dimaksudkan untuk mempersulit perceraian sehigga dengan adanya SEMA tentunya terdapat beberapa implikasi bagi para pihak yang akan mengajukan perceraian di pengadilan agama Salah satu kendala utama adalah ketidaklengkapan dokumen atau kesalahan administrasi yang dapat memperlambat proses pengajuan. Selain itu, mediasi yang gagal mencapai kesepakatan sering memperpanjang proses persidangan. Permasalahan lain meliputi ketidakhadiran pihak tergugat dalam sidang, yang dapat menunda proses penyelesaian. Faktor emosional, seperti konflik berkepanjangan antara kedua belah pihak, juga dapatmempersulit penyelesaian damai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi apakah dengan adanya SEMA No. 3 tahun 2023 menimbulkan dampak yang signifikan serta Implikasinya bagi para pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif, berfokus pada analisis norma-norma hukum yang berlaku serta pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengajukan gugatan perceraian prosedur yang harus diperhatikan adalah adanya Broken marriage dan adanya Batas minimal, mengenai implikasi bagi para pihak dengan hal itu tentunya menimbulkan dampak positif dan dampak negatif.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan hukum Acara mengenai Prosedur Perceraian di Pengadilan Agama .

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI