DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFISIENSI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEMPE DENGAN VARIASI WAKTU KONTAK FITOREMEDIASI DALAM MENYISIHKAN KANDUNGAN BOD DAN COD
PENGARANG:ALIKA NURSAVINNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-23


Industri tempe merupakan salah satu usaha mikro yang berkembang pesat di Kota Banjarbaru. Aktivitas produksi tempe menghasilkan limbah cair dengan kandungan bahan organik tinggi yang berpotensi menimbulkan pencemaran pada lingkungan sekitar industri tersebut. Karakteristik limbah cair tempe pada penelitian ini mengandung Biological Oxygen Demand (BOD) sebesar 1450 mg/L dan Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 4560,2 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik awal limbah cair tempe, menganalisis dan mengidentifikasi persentase efisiensi per set pengolahan dalam menurunkan kandungan BOD dan COD dan menganalisis variasi waktu kontak (Hydraulic Retention Time) dengan penurunan terbesar pada unit fitoremediasi dalam menurunkan kandungan polutan pada limbah cair tempe. Penelitian ini dilaksanakan dalam skala laboratorium dengan tiga pasang reaktor yang terdiri unit filtrasi dengan media filter yaitu pasir silika, kerikil dan karbon aktif dan unit fitoremediasi dengan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes). Hasil penelitian menunjukkan penurunan kandungan polutan setelah dilakukan pengolahan dengan efisiensi terbesar pada set pengolahan R3 keseluruhan sebesar 91,09%, penurunan pada outlet filtrasi sebesar 43,97% dan penurunan pada outlet fitoremediasi sebesar 84,18% dengan hasil persamaan untuk model regresi polinomial pada set pengolahan limbah cair tempe adalah y =-0,156x2 + 6,466x + 29,023 dan nilai R2 sebesar 1 untuk penurunan kandungan BOD. Efisiensi penurunan polutan pada set pengolahan R3 secara keseluruhan adalah 85,96%, untuk penurunan pada outlet filtrasiadalah 25,37% dan penurunan pada outlet fitoremediasi sebesar 80,65% dengan hasil persamaan untuk model regresi polinomial pada set pengolahan limbah cair tempe adalah y =-0,021x2 + 6,417x + 20,031 dan nilai R2 sebesar 1 untuk penurunan kandungan COD. Analisis kinetika reaksi pada pengolahan limbah cair tempe untuk penurunan parameter BOD menghasilkan persamaan paling cocok menggunakan orde reaksi satu (1) dengan nilai R2 sebesar 0,9928 dan nilai tetapan laju reaksi k = 0,156 hari-1. Pada pengolahan limbah cair tempe untuk penurunan kandungan COD menghasilkan model kinetika reaksi yang paling cocok menggunakan orde reaksi nol (0) dengan R2 sebesar 0,9998 dan nilai tetapan laju reaksi k = 195,54hari-1. Waktu kontak fitoremediasi yang paling besar dalam menurunkan kandungan polutan adalah 15 hari dengan kandungan BOD sebesar 129,17 mg/L dan kandungan COD sebesar 640,39 mg/L.

 

Kata kunci: Limbah Cair Tempe, Fitoremediasi, Eceng Gondok, Waktu Kontak, BOD, COD

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI