DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POTENSI NANOBIOMATERIAL EKSTRAK DAUN GELINGGANG (Cassia alata L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus DALAM SISTEMÂ PENCERNAAN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD RIDHO MAULANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-25 |
Masyarakat Indonesia secara tradisional banyak memanfaatkan bahan alam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satu tanamannya yaitu gelinggang (Cassia alata L.). Penggunaan metode ultrasonic bath pada frekuensi 35.000 Hz dalam pengolahan nanopartikel C. alata memberikan inovatif untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi senyawa bioaktif dari daun C.alata melalui serangkaian proses, mulai dari determinasi tanaman, pengolahan simplisia, ekstraksi etanol, sintesis ultrasonikasi, hingga analisis GC-MS. Determinasi dilakukan di Laboratorium Dasar FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, memastikan bahwa spesimen yang digunakan merupakan C. alata (L.) dari famili Fabaceae. Pengolahan simplisia menghasilkan serbuk sebanyak 278 gram dari 700 gram daun segar dengan rendemen 39%. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% menghasilkan ekstrak kental sebanyak 58 gram, juga dengan rendemen 20%. Proses ultrasonikasi diterapkan untuk meningkatkan efisiensi pelepasan senyawa aktif. Analisis GC-MS terhadap ekstrak sonikasi dan non-sonikasi mengidentifikasi berturut-turut 29 dan 39 senyawa, meliputi golongan asam lemak, turunan benzena, senyawa heterosiklik, dan siloksan. Senyawa dominan seperti hexadecanoic acid methyl ester, phytol, dan myo-inositol menunjukkan aktivitas farmakologis penting, termasuk antimikroba, antioksidan, danantidiabetes. Kandungan senyawa dalam ekstrak C. alata mendukung potensi pemanfaatannya sebagai agen fitofarmaka untuk pengobatan tradisional dan terapi modern.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI