DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HAK SARIKAT: PERISAI PELINDUNG PEGUNUNGAN MERATUS DARI PENGELOLAAN YANG EKSPLOITATIF
PENGARANG:FAJAR BAIHAKKI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-25


Fajar Baihakki, 2025. Hak Sarikat: Perisai Pelindung Pegunungan Meratus dari Pengelolaan yang Eksploitatif. Skripsi, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. (Pembimbing: Ismar Hamid, S. S, M. Si)

Pengelolaan sumber daya yang pada umumnya berbasis pada privatisasi dan penggunaan sepihak untuk tujuan ekonomi atau penguasaan pada pihak tertentu menjadi cara pengelolaan yang paling umum melekat dalam pemahaman setiap individu. Pengelolaan yang memiliki model privatisasi atas sumber daya nya tentu tidak akan memberikan kesempatan kepada siapapun untuk mendapatkan benefit dan ini akan menjadi masalah untuk masyarakat ketika seluruh sumber daya yang ada diperlakukan dengan model pengelolaan demikian. Masyarakat yang bergantung hidupnya pada sumber daya tersebut akan tersingkirkan dan tersingkirkan akibat model pengelolaan tersebut. Penelitian ini mencoba untuk mengemukakan bahwa terdapat sistem pengelolaan yang mengedepankan nilai-nilai bersama tanpa ada kepemilikan individu didalamnya serta mengemukakan bahwa model ini dapat melawan dari model pengelolaan privatisasi dalam konteks keadilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory model konstruktivis Charmaz. Data diperoleh melalui observasi participant, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Manual Data Analytical Procedure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebuah sistem pengelolaan sumber daya yang mengedepankan nilai kebersamaan yaitu commoning sebagai konsep dasar, kemudian sistem hak sarikat menjadi konsep yang digunakan masyarakat Bayuwana. Penelitian ini menghasilkan sebuah teori substantif yang mengemukakan jika hak sarikat sebagai mekanisme keberlanjutan sosial-ekologis. Penelitian ini menegaskan jika hak sarikat pada masyarakat Bayuwana adalah sistem pengelolaan sumber daya berbasis commoning sebagai bentuk kepemilikan kolektif dan wujud dari pengelolaan x yang berpegang pada keadilan sosial juga keadilan ekologis, dengan tujuan untuk melawan privatisasi sumberdaya.

Kata kunci: Commoning, hak sarikat, pengelolaan sumber daya, masyarakat meratus

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI