DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa Korth) DALAM MENEKAN BAKTERI Ralstonia syzygii subsp. indonesiensis SECARA IN VITRO | |
| PENGARANG | : | AWALLIA PUSPITA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-25 |
Salah satu penyebab menurunnya produksi dari tanaman pisang adalah adanya serangan penyakit darah yang disebabkan oleh Blood Disease Bacterium (BDB). Kehilangan hasil produksi pisang nasional akibat penyakit darah pisang diperkirakan sekitar 36%. Patogen penyebab penyakit darah pada pisang memiliki spesies komplek salah satunya Ralstonia syzygii subsp. indonesiensis. Aplikasi bakterisida sintetik merupakan pengendalian alternatif bagi petani, namun mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan seperti residu serta bakteri menjadi resisten, oleh karena itu perlu dicari alternatif lain untuk mengendalikan layu bakteri yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya dengan penggunaan pestisida nabati. Bahan yang dapat digunaan sebagai pestisida nabati yaitu daun kratom (Mitragyna speciosa Korth) yang diketahui mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, fenol, terpenoid, steroid, triterpenoid, saponin dan tannin yang dapat dimanfaatkan sebagai analgesik, sedatif, stimulan, antidepresi, anti inflamasi antioksidan serta antibakteri. Pengendalian yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan untuk mencapai produksi pisang yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kratom terhadap pertumbuhan bakteri R. syzygii subsp. indonesiensis berdasarkan diameter zona hambat yang terbentuk. Metode penelitian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi agar menggunakan cakram disk. Pembuatan ekstrak daun kratom menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Konsentrasi ekstrak daun kratom yang digunakan yaitu 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Data diameter zona hambat bakteri R. syzygii subsp. indonesiensis dianalisis dengan menggunakan uji Duncan's. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% ekastak daun kratom mampu menghambat pertumbuhan bakteri R. syzygii subsp. indonesiensis dengan rata-rata diameter sebesar 4,15 mm, 6,71 mm, 7,75 mm, 8,39 mm dan 10,00 mm dengan kontrol diameter zona hambat 0 mm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak daun kratom yang paling efektif yaitu konsentrasi T5 (25% ekstrak daun kratom) dengan rata-rata daya hambat yaitu 10,00 mm.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI