DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EKOFEMINISME: PERAN PEREMPUAN DAYAK MERATUS DALAM MEMPERTAHANKAN KEBERLANJUTAN HUTAN TROPIS DI DESA BATU PERAHU
PENGARANG:AHMAD NABAWI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-25


ABSTRAK

Ahmad Nabawi, 2025. Ekofeminisme: Peran Perempuan Dayak Meratus Dalam Mempertahankan Keberlanjutan Hutan Tropis di Desa Batu Perahu. Skripsi, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. (Pembimbing: Ismar Hamid, S.S., M.Si.)

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya kerusakan lingkungan dan munculnya berbagai bencana alam yang memberikan dampak terhadap seluruh unsur kehidupan. Demi keuntungan sesaat, eksploitasi terhadap alam digencarkan. Padahal alam merupakan sumber bagi kehidupan manusia. Hal ini dapat dilihat dari maraknya pertambangan dan logging ilegal yang dilakukan oleh berbagai oknum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsepsi gender masyarakat, serta mendeskripsikan spirit ekofeminisme pada masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam di Desa Batu Perahu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan manual data analysis procedures dengan tahapan pengumpulan catatan lapangan, transkripsi, koding, kategorisasi, penemuan tema, dan memos.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwaTerwujudnya keadilan gender dan inklusi sosial memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap keberlanjutan ekologi. Dengan terwujudnya dua hal tersebut, menjadikan masyarakat Desa Batu Perahu mendapatkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. Oleh karena itu, perempuan dapat mengakses hak-hak ekosobnya. Hak tersebut memberikan akses terhadap perempuan untuk menjaga dan mempertahankan keberlanjutan hutan tropis. Sejalan dengan perspektif ekofeminisme, perempuan menjadi subjek yang memiliki peran transformatif dalam menciptakan tatanan ekologis yang adil dan lestari. Dengan demikian, nilai-nilai ekofeminisme menjadi landasan penting dalam memahami bahwa keberlanjutan ekologis dan keadilan gender adalah dua sisi yang tidak dapat dipisahkan.

Kata kunci: Ekofeminisme, Kesetaraan gender, Femininitas, Keberlanjutan ekologi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI