DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH WAKTU PEMANGKASAN TUNAS AIR DAN DOSIS PUPUK KCl TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SATUAN PANAS TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) DI TANAH GAMBUT
PENGARANG:EVA AGUSTINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-26


EVA AGUSTINA. Pengaruh Waktu Pemangkasan Tunas Air dan Dosis Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Satuan Panas Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) di Tanah Gambut, dibimbing oleh IbuDewi Erika Adriani.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi antara waktu pemangkasan tunas air dengan dosis pupuk KCl terhadap pertumbuhan tanaman tomat di tanah gambut, menganalisis pengaruh masing-masing faktor tunggal waktu pemangkasan tunas air dan dosis pupuk KCl terhadap pertumbuhan tanaman tomat di tanah gambut, menganalisis kombinasi terbaik dari waktu pemangkasan tunas air dan dosis pupuk KCl terhadap pertumbuhan tanaman tomat di tanah gambut, serta menganalisis satuan panas tanaman tomat pada beberapa kombinasi perlakuan waktu pemangkasan tunas air dan dosis pupuk KCl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Mei 2025 di Rumah Kaca Balai Perakitan dan Pengujian Pertanian (BRMP) Rawa, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Lokasi penelitian berada pada koordinat 3026’09.0”LS dan 114048’19.6”BT (Lat 3.435943, Long 114.805529).

Rancangan percobaan dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah waktu pemangkasan tunas air (P) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan (p0 = tanpa pemangkasan tunas air, p1 = pemangkasan tunas air pada 14 HST dan p2 = pemangkasan tunas air pada 21 HST) dan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (K) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan (k1 = KCl 100 kg ha-1, k2 = KCl 200 kg ha-1 dan k3 = KCl 300 kg ha-1). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga didapat 27 satuan percobaan.

Pengamatan pada penelitian ini meliputi pertambahan tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah cabang (buah), luas daun per tanaman (cm2), indeks luas daun, kadar klorofil daun (mg L-1), rasio klorofil a dan b, laju pertumbuhan relatif (g/hari), fenologi tanaman dan satuan panas (0C hari).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan antara waktu pemangkasan tunas air dengan dosis pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap kadar klorofil b. Kadar klorofil b tertinggi (12,17 mg L-1) dihasilkan oleh kombinasi perlakuan waktu pemangkasan tunas air pada 21 HST dan KCl 300 kg ha-1 yang tidak berbeda nyata dengan kombinasi perlakuan waktu pemangkasan tunas air pada 21 HST dan KCl 200 kg ha-1. Faktor tunggal waktu pemangkasan tunas air berpengaruh sangat nyata terhadap kadar klorofil a, klorofil b, dan klorofil total. Faktor tunggal dosis pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap diameter batang, jumlah cabang dan rasio klorofil a dan b serta berpengaruh sangat nyata terhadap kadar klorofil a, klorofil b, dan klorofil total. Satuan panas yang diperlukan tanaman tomat untuk menyelesaikan siklus fenologi dari periode tanam hingga masak fisiologis dari rata-rata semua kombinasi perlakuan adalah 1292,490C hari. Kombinasi perlakuan antara waktu pemangkasan tunas air dan dosis pupuk KCl dengan total satuan panas yang diperlukan tanaman tomat dari periode saat tanam – masak fisiologis yang cenderung lebih cepat yaitu kombinasi perlakuan antara tanpa pemangkasan tunas air dan dosis pupuk KCl 100  kg ha-1 dengan total satuan panas sebesar 1275,060C hari, kemudian kombinasi perlakuan antarapemangkasan tunas air pada 21 HST dan dosis pupuk KCl 100 kg ha-1 dengan total satuan panas sebesar 1277,440C hari, dan pemangkasan tunas air pada 21 HST dan dosis pupuk KCl 200 kg ha-1 dengan total satuan panas sebesar 1287,680C hari.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI