DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRODUKTIVITAS JARING INSANG TETAP (SET GILL NET) YANG DIOPERASIKAN PADA PERAIRAN RAWA DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:SALDY CHARISMA AMARTYO RISQAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-26


Saldy Charisma Amartyo Rizqami, Program Studi Perikanan Tangkap. Produktivitas Jaring Insang Tetap (Set Gill Net) yang Dioperasikan di Perairan Rawa Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Di bawah bimbingan ibu Siti Aminah, S.Pi, M.Si.

Jaring insang tetap (Set Gill Net) merupakan alat tangkap jaring dengan prinsip penangkapan membelit atau menjerat bagian insang ikan. Umumnya alat tangkap ini berbentuk persegi panjang yang dipasang menetap di dalam perairan, untuk menghadang ikan target tangkapan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeksripsikan jaring insang tetap, menganalisis komposisi dan proporsi hasil tangkapan jaring insang tetap, dan menganalisis produktivitas jaring insang tetap yang digunakan di perairan rawa Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang tetap terdiri dari badan jaring, tali ris atas, pemberat dan tiang bambu. Jaring insang tetap yang digunakan mempunyai ukuran panjang 20 m dan lebar 1,5 m serta mempunyai ukuran mesh size 1,3. Selain itu, tali ris mempunyai ukuran panjang 25 m dengan berdiameter 0,1 cm, pemberat yang berjumlah 30 pcs, diameter 7,5 cm, berat 5 gram, jarak antar pemberat adalah 55 cm dan tiang mempunyai panjang 250 cm. Hasil tangkapan berupa ikan biawan sebanyak 2 ekor, ikan haruan sebanyak 1 ekor, ikan kapar sebanyak 1 ekor, ikan lundu sebanyak 14 ekor, ikan papuyu sebanyak 19 ekor, ikan puyau sebanyak 13 ekor, ikan hampala sebanyak 4 ekor, ikan sepat rawa sbenyak 1.165 ekor dan ikan sepat siam sebanyak 1 ekor. Proporsi hasil tangkapan jaring insang tetap (set gill net) di Desa Sungai Batang selama 7 hari adalah sebagai berikut; dalam jumlah ekor dengan presentase tertinggi pada ikan sepat rawa yaitu sebesar 95,49% (1.165 ekor) kemudian disusul oleh ikan papuyu sebesar 1,56% (19 ekor) dan ikan lundu sebesar 1,15% (14 ekor) sedangkan berdasarkan berat dengan presentase tertinggi pada ikan sepat rawa yaitu sebesar 82,35% (9.824 g) kemudian disusul oleh ikan papuyu sebesar 5,62% (671 g) dan ikan puyau sebesar 4,36% (520 g). Produktivitas tertinggi pada hari ke-7 dengan waktu 180 menit dalam satu kali penangkapan menghasilkan hasil tangkapan sebanyak 3.000 g dan produktivitas terendah pada hari ke-1 dengan waktu 240 menit sebanyak 270 g. Total produktivitas dalam 7 hari pengambilan data yaitu 56,29 dan total berat hasil tangkapan sebanyak 11.930 g.

Kata Kunci : Jaring Insang Tetap, Komposisi, Proporsi, Produktivitas

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI