DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANCANGAN MASJID DENGAN KENYAMANAN TERMAL DI BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | PRAYOGA FARRAS ALMAHFUZH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-29 |
ABSTRAK
Masjid adalah sebuah tempat ibadah untuk penganut agama islam. Sebagai tempat ibadah sudah seharusnya masjid akan ramai di kunjungi oleh para umat islam yang ingin melaksanakan kegiatan ibadah. Tetapi berbeda dengan kenyataan yang terjadi pada kenyataannya. Pada masa sekarang ini masjid sudah sangat jarang untuk dihadiri oleh masyarakat islam, hanya orang-orang tertentu saja yang datang ke masjid untuk sekedar sholat berjamaah. Ada beberapa faktor yang membuat orang untuk tidak melaksanakan sholatnya di masjid. Faktor tersebut di antara lain lokasi masjid yang jauh, akses yang sulit, kesibukan yang dimiliki, dan kenyamanan masjid itu sendiri. Pada perancangan kali ini, fokus permasalahan yang akan di selesaikan adalah faktor kenyamanan termal masjid. Metode dalam menyelesaikan permasalahan termal tersebut dengan perancangan pasif dan aktif. Dengan konsep mencegah dan mengendalikan, mencegah akan mengandalkan perancangan pasif dan mengendalikan dengan perancangan aktif. Yang akan menghasilkan sebuah perancangan masjid dengan 2 lantai yang bisa digunakan oleh 1000 orang lebih didalamnya, yang berdiri di site seluas 8.100 m2. Dengan adanya masjid dengan kenyamanan termal ini besar harapan para penganut agama islam agar dapat lebih giat lagi untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah di masjid.
KataKunci:Masjid,Kenyamanan,Termal
ABSTRACT
Islamic followers refer to mosques as places for worship. Ideally, a mosque should be filled with Muslims wanting to engage in religious activities. This alas is not the case. Nowadays, a section of the Muslim community rarely goes to the mosque. Only select individuals attend the mosque due to an overly busy schedule in addition to the comfort and remote location of the mosque itself. In this design project, the primary focus is addressing the comfort of the mosque's thermal systems. An integrated approach using passive and active design techniques resolves the issue. This concept relies on the design paradox of problem prevention versus problem control. The outcome is a three story mosque which can hold more than 1,000 worshippers located on an 8,100 square meter site. It is hoped that an increase in attendance to the mosque will result due to improved thermal conditions.
Keywords:Mosque,Comfort,Thermal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI