DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hegemoni Budaya Populer Jepang Pada Komunitas Banjar Punya Kita | |
| PENGARANG | : | NUR AZIZAH ROFIQOH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-30 |
Nur Azizah Rofiqoh. 2025. Hegemoni Budaya Hegemoni Budaya Populer Jepang pada Komunitas Cosplay Banjar Punya Kita. Skripsi, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat.(Pembimbing: Dr. Sri Hidayah, M.Sc.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk hegemoni budaya populer Jepang pada komunitas cosplay “Banjar Punya Kita” di Kota Banjarmasin serta dampaknya terhadap kehidupan para anggotanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang aktif dalam kegiatan cosplay dan ruang lingkup jejepangan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori hegemoni yang dikemukakan oleh Antonio Gramsci. Teori ini digunakan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana dominasi budaya dapat berlangsung secara halus. Penelitian ini berupaya menggambarkan bagaimana individu maupun kelompok dalam komunitas mengalami proses hegemoni yakni menerima dan mereproduksi nilai, norma, serta gaya hidup dari budaya dominan tanpa adanya pemaksaan secara langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, budaya Jepang, yang hadir melalui media seperti anime, dan khususnya cosplay, telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anggota Banjar Punya Kita. Peran media massa dan kemudahan akses terhadap internet semakin mempercepat proses masuk dan penerimaan budaya Jepang di kalangan Masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa hegemoni budaya Jepang berhasil memengaruhi gaya hidup dalam konsumsi pop culture, bahasa dan pola pikir anggota komunitas Banjar Punya Kita. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa budaya asing dapat diterima secara sukarela, tanpa paksaan, dan diadaptasi secara aktif oleh individu maupun kelompok sesuai dengan minat yang mereka miliki di dalam sebuah ruang komunitas lokal.
Kata Kunci: hegemoni budaya, cosplay, budaya Jepang, komunitas, budaya populer
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI