DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS TINGKAT KERAMAH-LINGKUNGAN JARING INSANG (GILLNET) DI DESA MUARA KINTAP KECAMATAN KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT
PENGARANG:ANISA RAMADANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-30


Tingkat keramah-lingkungan alat tangkap ada dua jenis jaring insang yang digunakan, yaitu jaring insang hanyut (drift gillnet) dan jaring insang lingkar (encircling gillnet) oleh nelayan KUB Putra Pantai di Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Metode yang digunakan sensus (total sampling) dengan data primer berupa  wawancara, observasi, dokumentasi, dan jumlah responden 16 orang. Penilaian keramah-lingkungan dilakukan berdasarkan sembilan kriteria Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) FAO tahun 1995, meliputi selektivitas alat, dampak terhadap habitat dan biodiversitas, kualitas hasil tangkapan, keamanan bagi nelayan dan konsumen, tingkat by-catch, keterlibatan spesies dilindungi, serta penerimaan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang hanyut memiliki total skor 28,3 dan dikategorikan sebagai alat tangkap ramah lingkungan, sedangkan jaring insang lingkar memperoleh skor 26,8 yang juga termasuk kategori ramah lingkungan. Meskipun demikian, keduanya memiliki tingkat selektivitas yang rendah dengan dominasi tangkapan spesies Sardinella fimbriata (ikan tembang) sebesar 78,97% untuk jaring insang hanyut dan 88,24% untuk jaring insang lingkar. Kedua jenis alat tangkap dinilai tidak merusak habitat, menghasilkan ikan dengan mutu baik, tidak membahayakan nelayan dan konsumen, serta dapat diterima secara sosial oleh masyarakat setempat.

Kata kunci: jaring insang hanyut, jaring insang lingkar, ramah lingkungan, CCRF FAO, perikanan tangkap.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI