DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MANAJEMEN OPERASI PENANGKAPAN IKAN DAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA JARING INSANG MILLENIUM (GILL NET) DI DESA TABANIO, KECAMATAN TAKISUNG KABUPATEN TANAH LAUT, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | SYAIFUL RAKHMAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-30 |
ABSTRAK
Usaha Penangkapan Jaring Insang Millenium di Desa Tabanio merupakan usaha yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar, oleh karena itu perlu adanya kajian mengenai manajemen operasi penangkapan dan analisis kelayakan usaha sebagai upaya pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manajemen operasi penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan desa Tabanio pada pengoperasian jaring insang millenium serta menganalisis kelayakan usaha yang dijalankan. Populasi penelitian merupakan nahkoda dan pemilik usaha jaring insang millenium dengan metode purposive sampling untuk menentukan narasumber. Analisis data menggunakan metode Benefit Cost Ratio (BCR) & Financial Rate of Return (FRR). Manajemen operasi penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan desa Tabanio meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Hasil perhitungan BCR menunjukan bahwa nilai yang diperoleh oleh masing-masing nelayan responden yaitu >1 maka dapat dinyatakan bahwa usaha jaring insang millenium yang dijalankan nelayan desa Tabanio itu menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan. Hasil perhitungan FRR menunjukan bahwa nilai FRR tertinggi diperoleh responden atas nama Asbianur dengan nilai 10,86% dan Baharani dengan nilai 4,46%, nilai tersebut lebih besar dari suku bunga deposito yang berlaku pada BANK KALSEL (2,90%). Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat dinyatakan bahwa Asbianur dan Baharani dapat menginvestasikan modalnya untuk perkembangan usaha, sedangkan nelayan responden yang lain lebih baik menginvestasikan modalnya ke bank.
Kata Kunci: Manajemen Operasi, Analisis Kelayakan Usaha, Jaring Insang Millenium
ABSTRACT
The Millennium Gill Net fishing activity in Tabanio Village represents a business sector that provides substantial employment opportunities for the local community. Therefore, a comprehensive assessment of fishing operation management and business feasibility is crucial to support sustainable business development. This study aims to evaluate the management processes of fishing operations implemented by fishermen in Tabanio Village using millennium gill nets, as well as to analyze the economic feasibility of these fishing enterprises. The research population consisted of vessel captains and owners of millennium gill net fishing businesses. Respondents were selected through purposive sampling based on specific criteria relevant to the research objectives. Data analysis employed the Benefit-Cost Ratio (BCR) and Financial Rate of Return (FRR) methods to assess financial performance. The findings indicate that the fishing operation management conducted by fishermen encompasses four key functions: planning, organizing, implementation, and supervision. The results of the BCR analysis showed that all respondent fishermen achieved values greater than 1, indicating that the millennium gill net fishing businesses are economically viable and profitable to continue. Furthermore, FRR analysis revealed that the highest financial returns were achieved by two respondents: Asbianur (10.86%) and Baharani (4.46%), which exceeded the prevailing deposit interest rate of 2.90% at BANK KALSEL. Based on these findings, it can be concluded that the fishing enterprises managed by Asbianur and Baharani are financially sound and suitable for reinvestment, while it would be more advantageous for other respondents to allocate their capital in alternative financial instruments such as bank deposits.
Keywords : Fishing Operation Management, Business Feasibility, Millenium Gill Net.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI