DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRODUKTIVITAS JARING INSANG HANYUT (DRIFT GILL NET) DI PERAIRAN LAUT DESA KUALA TAMBANGAN KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | ANNISA NUR HIDAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-30 |
Desa Kuala Tambangan terletak di Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah laut Provinsi Kalimantan Selatan. Desa Kuala Tambangan termasuk desa yang padat pemukiman, sebagian besar wilayahnya merupakan rawa pesisir, lahan perkebunan dan pertanian. Jaring insang hanyut merupakan salah satu jenis alat tangkap yang cukup produktif digunakan dalam penangkapan ikan, di perairan pantai (in shore). Pengoperasian jaring insang hanyut biasanya dilakukan di perairan pantai untuk menangkap ikan pelagis besar maupun kecil. Produktivitas alat tangkap merupakan indikator penting dalam menilai efisiensi penangkapan ikan yang berkaitan erat dengan jumlah hasil tangkapan dan upaya penangkapan yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian produktivitas jaring insang hanyut dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas jaringan insang hanyut selama 10 kali trip penangkapan mencapai 143,2 kg. Jenis ikan yang paling dominan tertangkap adalah ikan tembang (Sardinella fimbriata), disusul oleh jenis ikan lain seperti ikan parang-parang, layur, dan kembung. Produktivitas dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain ukuran panjang ikan, panjang alat tangkap, kondisi cuaca, dan waktu pengoperasian alat. Dengan hasil tersebut, jaring insang hanyut dapat dikategorikan sebagai alat tangkap yang cukup efektif digunakan di wilayah perairan ini.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI