DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN KERUPUK GABUS PADA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN TAPIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | SERLIA NOOR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-01 |
Pengolahan kerupuk gabus yang dilakukan oleh kelompok perikanan masuk dalam klasifikasi usaha perikanan berbasis mikro, karena masih dilingkup usaha kecil dan masih dalam pengawasan dari Dinas terkait di Kabupaten Tapin. Hadirnya pemerintah dalam pembinaan dan pengawasan pengolahan kerupuk gabus ini diharapkan menjadi salah satu usaha dalam pengembangan olahan kerupuk gabus agar dapat terus berkembang dan semakin maju. Kondisi ini mengingat olahan ikan gabus semakin diminati masyarakat. Penelitian bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap pemberdayaan melalui pengembangan Produk Olahan Kerupuk Gabus dalam meningkatkan kemandirian ekonomi Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan dan menganalisis kelayakan usaha produk olahan kerupuk gabus di Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan sebagai sumber pendapatan masyarakat. Untuk lokasipenelitian dilakukan pada wilayah Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan. Pemilihan lokasi penelitian yaitu di Kecamatan Candi Laras Selatan Selatan dan Kecamatan Tapin Selatan yang pada dasarnya terdapat industri rumah tangga pengolahan hasil perikanan khususnya olahan kerupuk ikan gabus yang ada di Kabupaten Tapin. Teknik analisis data dalam menjawab tujuan pertama yaitu menganalisis persepsi masyarakat terhadap pemberdayaan melalui pengembangan produk olahan kerupuk ikan gabus dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan.Tujuan kedua yaitu menganalisis kelayakan usaha produk olahan kerupuk gabus di Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan sebagai sumber pendapatan masyarakat yaitu keuntungan usaha, Return Cost Ratio (R/C), Payback Period (PP), dan Break Even Point (BEP). Persepsi masyarakat terhadap pemberdayaan melalui pengembangan Produk Olahan Kerupuk Gabus dalam meningkatkan kemandirian ekonomi Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan yaitu dengan total skor 466 (nilai kriteria sedang) dari keseluruhan responden 10 aspek pertanyaan yang di analisis. Kondisi ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan melalui pengembangan produk olahan kerupuk ikan gabus di Kabupaten Tapin belum mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Kelayakan usaha produk olahan kerupuk gabus Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan sebagai sumber pendapatan masyarakat yaitu dari 3pelaku usaha menunjukkan bahwa seluruhnya memperoleh keuntungan, dengan nilai tertinggi pada usaha Mama Manah sebesar Rp 4.140.278 per bulan produksi, nilai R/C sebesar 2,7 yang menunjukkan efisiensi usaha tinggi, serta Payback Period (PP) tercepat yaitu 0,1 kali produksi. Selain itu, usaha ini juga memiliki titik impas (Break Even Point/BEP) terendah baik dari segi produksi sebesar 1.500 unit maupun harga sebesar Rp7.529.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI