DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Larutan Mineralisasi Dan Lamanya Proses Mineralisasi Serbuk Kayu Terhadap Sifat Fisik Dan Mekanik Beton | |
| PENGARANG | : | NORLAILI AGUSTINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-02 |
Beton terdiri dari campuran air, semen, pasir, kerikil, atau batu pecah dengan atau tanpa bahan tambah (addmixture) yang dicampur dengan pasta semen untuk mengikat partikel agregat menjadi massa padat. Namun, beton memiliki beberapa kelemahan, termasuk kekuatan tarik yang rendah, dan sifat getasnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh larutan mineralisasi dan lamanya proses mineralisasi serbuk kayu terhadap sifat fisik dan mekanik beton.
Penelitian ini menggunakan 5% dan 10% larutan Ca(OH)2 dengan variasi lama perendaman 12 jam dan 18 jam serta 4% dan 7% larutan NaOH dengan variasi lama perendaman 0,5 jam dan 1 jam pada proses mineralisasi serbuk kayu. Persentase bahan tambah 0% dan 2% pada serbuk kayu sebagai pengganti pasir. Benda uji silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah. Selain itu, benda uji silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 5 cm untuk pengujian porositas, absorpsi dan densitas serta sorptivity beton.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil hasil sorptivity, absorpsi dan porositas beton penambahan serbuk kayu termineralisasi dengan NaOH 7% selama 1 jam mengalami penurunan dan relatif sama dengan beton normal. Variasi larutan NaOH 7% selama 1 jam memiliki hasil peningkatan kuat tekan beton sebesar 20,67 MPa yang lebih baik dan relatif sama dengan beton normal sebesar 20,57 MPa. Namun, kuat tarik beton penambahan serbuk kayu termineralisasi larutan Ca(OH)2 10% selama 18 jam sebesar 1,44 MPa, lebih tinggi dari beton normal sebesar 1,27 MPa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI