DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IDENTIFIKASI PENYEBAB PENYAKIT KUNING PADA TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.) DI KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:SITI SAIDAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-02


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab penyakit kuning pada tanaman terung secara molekuler (Teknik PCR) yang diduga disebabkan oleh begomovirus dan mengetahui homologi virus penyebab penyakit kuning pada tanaman terung, serta mengetahui persentase kejadian penyakit dan persentase keparahan penyakit kuning pada tanaman terung di Kota Banjarbaru. Penelitian dilakukan di Lahan Pertanian Tanaman Terung Kota Banjarbaru dan di Laboratorium Fitopatologi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru pada bulan Desember 2024 sampai Februari 2025.

Metode penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive di empat lahan pertanaman terung yang ada di Kota Banjarbaru yaitu Cempaka, Landasan Ulin Barat, Guntung Manggis dan Guntung Payung. Perhitungan persentasi kejadian penyakit berdasarkan metode diagonal dengan 15 tanaman setiap petak, sedangkan perhitungan persentase keparahan tanaman dihitung dari 2 tanaman setiap petak. Deteksi virus dilakukan dengan metode PCR menggunakan primer universal begomovirus dan identifikasi dikonfirmasi dengan sekuensing fragmen DNA hasil PCR, analisis pohon filogenetik serta persentase homologi. Hasil amplifikasi DNA dengan teknik PCR menggunakan primer universal begomovirus SPG1 dan SPG2 berhasil teramplifikasi fragmen DNA ± 912 bp yang menunjukkan bahwa tanaman terung yang memiliki gejala daun menguning, mosaik dan tanaman kerdil di Cempaka, Landasan Ulin, Guntung Manggis dan Guntung Payung positif terinfeksi oleh Begomovirus. Berdasarkan hasil sekuensing fragmen DNA sampel dari Cempaka, Landasan Ulin, Guntung Manggis dan Guntung Payung menunjukkan homologi tertinggi berkisar 99% dengan Tomato yellow leaf curl Kanchanaburi virus (TYLCKaV) asal Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam dan China yang menginfeksi tanaman cabai, terung dan tomat. Hasil perhitungan persentasi kejadian penyakit pada lokasi Cempaka 100%, Landasan Ulin Barat 62,66%, Guntung Manggis 34,66% dan Guntung Payung 64%, sedangkan persentase keparahan penyakit yaitu pada lokasi Cempaka 54,67%, Landasan Ulin Barat 53,05%, Guntung Manggis 56,47% dan Guntung Payung 50,45%. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI