DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KELIMPAHAN DAN POLA KEBERADAAN LALAT BUAH (Diptera: Tephritidae) PADA PERTANAMAN MONOKULTUR DAN POLIKULTUR DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | BENVICA REGITA CAHYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-03 |
Lalat buah (Diptera; Tephritidae) merupakan salah satu hama utama yang menyerang tanaman hortikultura. Gejala kerusakan berupa pembusukan pada buah yang menyebabkan gugurnya buah sebelum masa panen. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kelimpahan dan pola keberadaan lalat buah dengan menggunakan perangkap yang berisi atraktan metil eugenol (ME) pada lahan monokultur dan polikultur. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel acak sengaja (purposive random sampling) di 3 lokasi berbeda pada masing-masing lahan. Lalat buah yang terperangkap diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi utama, seperti bentuk sayap, bentuk pola dan warna kepala, warna pada bagian toraks, lebar mesopleural stripe, variasi warna pada tungkai, serta variasi warna pada bagian abdomen. Keanekaragaman spesies lalat buah di Kabupaten Kotawaringin Timur mencakup pertanaman monokultur dan polikultur. Pada lahan monokultur ditemukan dua spesies lalat buah, yaitu B. dorsalis dan B. umbrosa dengan nilai indeks keanekaragaman pada lokasi 1 sebesar 0,096, lokasi 2 sebesar 0,220, dan lokasi 3 sebesar 0,165. Kemudian, nilai indeks kekayaan jenis pada lokasi 1 sebesar 0,160, lokasi 2 sebesar 0,253, dan lokasi 3 sebesar 0,206. Sedangkan untuk pertanaman polikultur ditemukan tiga spesies lalat buah, yaitu B. dorsalis, B. occipitalis, dan B. umbrosa dengan nilai indeks keanekaragaman pada lokasi 1 sebesar 0,531, lokasi 2 sebesar 0,661, dan lokasi 3 sebesar 0,828. Sementara itu, nilai indeks kekayaan jenis pada lokasi 1 sebesar 0,300, lokasi 2 sebesar 0,350, dan lokasi 3 sebesar 0,343. Untuk nilai indeks dominasi seluruh lokasi pertanaman monokultur dan polikultur menunjukkan angka 1 artinya nilai dominasi tersebut termasuk dalam kategori tinggi. B. dorsalis menjadi spesies dominan di seluruh lokasi pertanaman monokultur dan polikultur yang diamati. Perbedaan jenis lahan pengamatan, memengaruhi kelimpahan spesies lalat buah. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kelimpahan lalat buah berdasarkan kondisi lahan yang diamati, yaitu penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus tanpa jeda tersebut dapat menekan keberagaman spesies. Kemudian, faktor lainnya terdapat adanya peralihan lahan tanaman yang menjadikan lalat buah perlu beradaptasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI