DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Potensi Fraksi Etil Asetat Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Antiteratogenik Pada Telur Ayam Kampung (Gallus domesticus) Yang terpapar Klorpirifos
PENGARANG:EMI LISTIAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-04


Karamunting (M. malabathricum L.) merupakan tanaman khas kalimantan yang mampu tumbuh di berbagai kondisi lingkungan termasuk area yang luas dan sedikit gersang. Penelitian manfaat karamunting sebagai tanaman obat telah banyak dilakukan, namun kajian mengenai potensi anti-teratogenik masih belum banyak diteliti. Teratogenik ini dapat dipicu oleh penggunaan pestisida, seperti klorpirifos, pestisida ini banyak digunakan oleh petani. Klorpirifos bersifat toksik dan dapat menyebabkan kelainan janin (teratogenik). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan senyawa fraksi etil asetat karamunting serta mengkaji bioaktivitas anti-teratogenik melalui metode in ovo. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan metanol. Kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi etil asetat. Analisis kandungan senyawa dalam fraksi etil asetat karamunting menggunakan GC-MS. Kajian in ovo  menggunakan ayam fertil. Telur ayam dibagi menjadi tiga perlakuan yaitu tanpa paparan, paparan pestisida dan injeksi fraksi etil asetat. Analisis menunjukkan bahwa fraksi etil asetat karamunting mengandung 88 senyawa. Senyawa-senyawa ini sebagian besar berperan sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba. Secara in ovo. paparan klorpirifos dapat menghambat perkembangan embrio hingga menyebabkan kematian dan kecacatan, paparan fraksi etil asetat mempunyai bioaktivitas anti-teratogenik dalam perkembangan embrio sehingga mampu mengurangi efek teratogenik yang disebabkan oleh klorpirifos

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI