DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI KASUS PENYAKIT AYAM PEDAGING DI KECAMATAN JARO KABUPATEN TABALONG | |
| PENGARANG | : | EDY SAPUTRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-04 |
EDY SAPUTRA. Studi Kasus Penyakit Ayam Pedaging di Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, dibimbing oleh Ika Sumantri.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sektor peternakan ayam pedaging di Kecamatan Jaro yang memiliki potensi besar namun menghadapi tantangan serius berupa serangan penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis penyakit yang sering menyerang ayam pedaging, mengetahui tata laksana kesehatan yang diterapkan peternak, mengevaluasi efektivitas pencegahan dan penanganan penyakit, serta menganalisis dampak penyakit terhadap produktivitas dan kondisi ekonomi peternak.
Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Desember 2024 hingga bulan Februari 2025 dengan metode survei menggunakan metode purposive sampling pada lima peternakan skala menengah di Kecamatan Jaro. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan kuisioner, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit yang paling sering terjadi adalah Colibacilosis, dengan frekuensi lima kejadian. Penyakit lain seperti Infectious Bursal Disease (IBD), Avian Influenza (AI), dan kolera hanya terjadi satu kali, sedangkan Newcastle Disease (ND) tidak ditemukan sama sekali. Tingkat morbiditas dan mortalitas ayam pedaging di lokasi penelitian tergolong rendah, yakni kurang dari 5%. Namun, kematian ayam juga disebabkan oleh faktor lain seperti stres lingkungan, kepadatan kandang, dan keterlambatan penanganan.
Peternak di wilayah tersebut telah menerapkan beberapa langkah pencegahan, termasuk vaksinasi, penerapan biosekuriti, serta manajemen lingkungan kandang. Vaksinasi yang paling banyak digunakan adalah untuk Colibacilosis, sejalan dengan tingginya kasus penyakit tersebut. Meskipun biosekuriti telah dilakukan, penerapannya masih belum merata, terutama dalam penggunaan pakaian kerja khusus dan pembatasan akses orang luar. Dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat penyakit meliputi biaya pengobatan yang cukup besar, kerugian akibat kematian ayam sebelum panen, serta penurunan nilai jual ayam yang pertumbuhannya tidak optimal.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Colibacilosis menjadi penyakit dominan yang menyerang ayam pedaging di Kecamatan Jaro. Meskipun upaya pencegahan telah dilakukan, penerapannya masih perlu ditingkatkan untuk meminimalkan kerugian ekonomi. Oleh karena itu, disarankan agar peternak lebih menjaga kebersihan kandang, meningkatkan pengendalian biosekuriti, melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit, serta bekerja sama dengan dinas peternakan setempat guna mendukung keberlanjutan usaha peternakan ayam pedaging secara lebih efektif dan efisien.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI