DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PANGAN DENGAN SEKTOR EKONOMI LAIN DI KALIMANTAN SELATAN (ANALISIS INPUT OUTPUT) | |
| PENGARANG | : | AKHMAD RAJA SHAUFI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-08 |
Penelitian ini menganalisis peran strategis sektor pertanian tanaman pangan dalam perekonomian Kalimantan Selatan menggunakan pendekatan analisis input-output berbasis Tabel Input-Output Provinsi Kalimantan Selatan 2016. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sektor, mengukur keterkaitan dengan sektor ekonomi lainnya, mengevaluasi potensi dampak pengembangan kapasitas produksi melalui ekstentifikasi lahan sawah, dan menganalisis tingkat kepentingan sektor melalui Hypothetical Extraction Method dengan pendekatan pengganda output, pendapatan, tenaga kerja, serta analisis keterkaitan ke belakang dan ke depan.
Hasil penelitian mengungkapkan kontras peran sektor yang menempati posisi ke-9 dalam kontribusi output (2,53%) dan ke-7 dalam nilai tambah bruto (3,83%) namun berada di posisi kedua dalam penyerapan tenaga kerja (10,12%) dengan rasio nilai tambah terhadap output 84,55% yang menunjukkan efisiensi tinggi meskipun produktivitas tenaga kerja rendah (Rp 29 juta per tahun). Sektor ini memiliki keterkaitan yang tidak seimbang dengan keterkaitan ke belakang lemah (1,1223) namun ke depan relatif kuat (1,5865), serta karakteristik pengganda yang unik dengan pengganda output rendah (1,1223) namun pengganda pendapatan berupa upah (0,5215) dan tenaga kerja (0,0320) yang tinggi.
Simulasi ekstentifikasi lahan sawah seluas 350.000 hektar dengan total investasi Rp 8,798 triliun menghasilkan dampak ekonomi melalui mekanisme dual shock. Shock primer (investasi sektor pendukung) sebesar Rp 8,798 triliun didistribusikan ke enam sektor: Konstruksi (Rp 6.599 triliun atau 75%), Jasa Pertanian dan Perburuan (Rp 528 miliar), Angkutan Darat (Rp 528 miliar), Perdagangan Besar dan Eceran (Rp 440 miliar), Industri Mesin dan Perlengkapan (Rp 352 miliar), dan Jasa Perusahaan (Rp 352 miliar), menghasilkan dampak output Rp 12,356 triliun, pendapatan Rp 1,669 triliun, dan 88.037 lapangan kerja. Shock sekunder (peningkatan produksi pertanian) senilai Rp 14,875 triliun dalam tiga tahun (tahun pertama Rp 8,925 triliun, tahun kedua dan ketiga masing-masing Rp 2,975 triliun) menghasilkan dampak output Rp 16,695 triliun, pendapatan Rp 7,758 triliun, dan 475.795 lapangan kerja. Secara kumulatif, program menghasilkan dampak total output Rp 29,051 triliun, pendapatan Rp 9,426 triliun, dan 563.826 lapangan kerja, dimana shock sekunder mendominasi dampak pendapatan (82,3%) dan penyerapan tenaga kerja (84,4%).
Hypothetical Extraction Method menunjukkan penghapusan hipotetis sektor pertanian tanaman pangan menyebabkan penurunan output perekonomian 2,69% (Rp 7,86 triliun), nilai tambah 4,03% (Rp 6,58 triliun), dan tenaga kerja 10,52% (223.914 orang) dengan disparitas dampak ketenagakerjaan yang hampir empat kali lipat dibandingkan dampak output. Sektor yang paling terdampak adalah Jasa Pertanian dan Perburuan dengan penurunan output 42,18%, diikuti Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional (2,19%), serta sektor perdagangan dan jasa keuangan dengan penurunan di bawah 2%. Analisis ini mengkonfirmasi peran vital sektor sebagai penampung tenaga kerja utama dan pentingnya keterkaitan dengan sektor jasa pertanian pendukung.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian tanaman pangan memiliki peran strategis sebagai "employment reservoir" dan instrumen distribusi pendapatan dalam struktur ekonomi regional, dengan pengembangan kapasitas produksi melalui ekstentifikasi lahan sawah berpotensi besar menciptakan dampak ekonomi berganda yang berkelanjutan. Model input-output yang dikembangkan memberikan kontribusi metodologis dalam analisis ekonomi regional sektor pertanian yang dapat menjadi dasar pengembangan penelitian lanjutan di bidang ekonomi pertanian dan ekonomi regional.
Kata kunci: pertanian tanaman pangan, input-output, keterkaitan sektoral, dampak pengganda, ekstentifikasi lahan sawah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI