DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengembangan Modul Ajar Sistem Pengukuran Berbasis Experiential Learning Terintegrasi Web Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains
PENGARANG:RAHMAT SAIFUDDIN ANWAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-08


Rahmat Saifuddin Anwar. 2025. Pengembangan Modul Ajar Sistem Pengukuran Berbasis Experiential Learning Terintegrasi Web Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains. Pembimbing: Dr. Suryajaya, S.Si., M.Sc.Tech.; Dr. Suyidno, S.Pd., M.Pd.

 

Keterampilan proses sains (KPS) merupakan kompetensi esensial dalam menghadapi tuntutan Revolusi Industri 4.0, tetapi capaian KPS peserta didik masih tergolong rendah akibat keterbatasan bahan ajar dan pembelajaran yang terpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul sistem pengukuran berbasis experiential learning terintegrasi web yang layak untuk meningkatkan KPS peserta didik. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Validasi dilakukan oleh tiga pakar dan dua praktisi, dilanjutkan uji coba kelompok kecil pada 10 peserta didik. Selain itu, dilakukan uji implementasi dengan menggunakan pretest-posttest control group design yang melibatkan 30 peserta didik kelas eksperimen dan 29 peserta didik kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respon, observasi pembelajaran, dan tes KPS. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) modul termasuk valid berdasarkan hasil validasi dengan skor rata-rata sangat baik; (2) modul termasuk praktis berdasarkan skor rata-rata keterlaksanaan pembelajaran dan angket respon peserta didik dalam kategori sangat baik; (3) modul efektif meningkatkan KPS berdasarkan skor n-gain rata-rata pada kelas eksperimen dengan kategori sedang dan secara berbeda secara signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, modul sistem pengukuran berbasis experiential learning terintegrasi web dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan modul dengan fitur teknologi lainnya seperti simulasi berbasis realitas virtual untuk memperkaya pengalaman belajar.

 

Kata kunci: experiential learning, keterampilan proses sains, modul ajar

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI