DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IDENTIFIKASI DAERAH RAWAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | ACHMAD BAYHAQI NUGROHO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-08 |
Perubahan iklim yang terjadi tidak hanya dialami oleh satu negara saja melainkan secara global termasuk Indonesia. Indonesia juga mengalami perubahan yang terbilang cukup pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis daerah rawan kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan pemetaan melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian dilakukan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, data yang dikumpulkan berupa titik hotspot, data land surface temperature, dan data curah hujan sehingga nantinya menjadikan peta kerawanan kebakaran hutan dan lahan. Hasil penelitian ini adalah Sebagian besar wilayah Kota Banjarbaru termasuk dalam kategori risiko kebakaran sedang hingga tinggi. Kecamatan Cempaka dan Liang Anggang merupakan wilayah dengan kerentanan kebakaran yang lebih tinggi, didukung oleh factor-faktor seperti kondisi vegetasi kering, suhu permukaan yang tinggi (LST), curah hujan yang fluktuatif, serta kepadatan titik hotspot yang tinggi. Analisis penutupan lahan menunjukkan bahwa area yang didominasi oleh lahan terbuka dan permukiman memiliki risiko lebih besar terhadap kebakaran. Aktivitas manusia di sekitar area tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI