DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RATA-RATA KETINGGIAN ALVEOLAR RIDGE MANDIBULA PADA PASIEN FULL EDENTULOUS DILIHAT MELALUI RADIOGRAF PANORAMIK MENGGUNAKAN IMAGEJ (Studi Observasional Data RSGM Gusti Hasan Aman Periode 2020-2024) | |
| PENGARANG | : | FARIDAH HAYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-09 |
Latar Belakang: Kehilangan gigi menjadi permasalahan kesehatan mulut yang signifikan di Indonesia, terutama pada kelompok usia lanjut. Kondisi ini berdampak terhadap fungsi mastikasi, artikulasi, estetika wajah, kepercayaan diri, serta kesehatan sistemik. Resorpsi alveolar ridge pada pasien full edentulous merupakan proses multifaktorial yang dipengaruhi oleh faktor anatomi, metabolik, fungsional, dan prostetik. Resorpsi yang berlangsung lama, khususnya pada mandibula, dapat menyulitkan perencanaan prostodontik, terutama dalam pembuatan gigi tiruan dan pemasangan implan. Radiografi panoramik sering digunakan dalam penilaian tinggi ridge alveolar karena dapat memberikan gambaran utuh mengenai struktur rahang bawah dan sekitarnya khususnya alveolar ridge. Penelitian mengenai tinggi alveolar ridge mandibula pada pasien full edentulous masih terbatas, terutama di wilayah Kalimantan Selatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata ketinggian alveolar ridge mandibula pada pasien full edentulous dilihat melalui radiograf panoramik menggunakan ImageJ. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder radiograf panoramik dari 64 pasien full edentulous (32 pria dan 32 wanita) dengan rentang usia 45-84 tahun di RSGM Gusti Hasan Aman Banjarmasin periode Januari 2020-Desember 2024. Pengukuran dilakukan dengan cara mengukur jarak antara titik terendah mandibula dan alveolar crest mandibula pada titik gigi seri, gigi premolar kanan dan kiri, gigi molar kanan dan kiri dengan bantuan software ImageJ.Hasil: Rata-rata tinggi ridge alveolar mandibula adalah 21,56±4,21mm. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki memiliki rata-rata tinggi 23,18±3,01mm, sedangkan perempuan 19,94±4,61mm. Berdasarkan kelompok usia, rata-rata tinggi ridge adalah 21,95±4,20mm pada usia 45–54 tahun, 23,03±4,22mm pada usia 55–64 tahun, dan 19,27±3,88mm pada usia 65–84 tahun. Kesimpulan: Terdapat variasi ketinggian alveolar ridge mandibula pada pasien full edentulous berdasarkan lokasi pengukuran, jenis kelamin, dan kelompok usia.
Kata kunci: Kehilangan Gigi, radiografi panoramik, tulang alveolar mandibula.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI