DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Keanekaragaman Serangga Aerial dan Statusnya Pada Tanaman Ubi Nagara (Ipomoea batatas L.) di Lahan Rawa Lebak
PENGARANG:M.RENALDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-09


Kalimantan Selatan memiliki potensi lahan rawa lebak yang luas dan belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal untuk pertanian. Salah satu komoditas yang adaptif terhadap kondisi rawa lebak adalah ubi nagara (Ipomoea batatas L.). Ekosistem pertanaman ubi nagara juga menjadi habitat bagi berbagai jenis serangga aerial yang berperan penting dalam keseimbangan ekosistem, baik sebagai hama, musuh alami, maupun bioindikator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan status serangga aerial pada pertanaman ubi nagara di lahan rawa lebak. Penelitian dilakukan pada Mei–Juli 2024 di Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Metode yang digunakan adalah eksploratif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan sweep net dan yellow trap, dilanjutkan dengan identifikasi menggunakan buku kunci determinasi serangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 spesies serangga aerial yang tergolong dalam 6 ordo dan 9 famili, dengan rincian status: 2 spesies hama, 6 spesies musuh alami, dan 4 spesies bioindikator. Indeks keanekaragaman Shannon (H') sebesar 0,99 tergolong rendah, indeks kemerataan (E) sebesar 0,895 tergolong tinggi, indeks kekayaan jenis (R) sebesar 5,176 tergolong tinggi, dan indeks dominansi (D) sebesar 0,099 tergolong rendah. Tingginya keberadaan musuh alami menunjukkan bahwa ekosistem pertanaman ubi nagara relatif stabil dan memiliki potensi pengendalian hama secara alami. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem pertanian berkelanjutan pada lahan rawa lebak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI