DIGITAL LIBRARY



JUDUL:DADA TAU BENYEM: KETERLEKATAN HUBUNGAN PEREMPUAN DENGAN EKOSISTEM GAMBUT
PENGARANG:SAVA'AH INTAN LIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-10


Sava’ah Intan Liani, 2025. Dada Tau Benyem: Keterlekatan Hubungan Perempuan Dengan Ekosistem Gambut. Skripsi, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. (Pembimbing : Ismar Hamid, S.S., M.Si.)

Penelitian ini mengkaji mengenai keterlekatan hubungan antara perempuan dengan ekosistem gambut melalui lensa ekofeminisme yang menekankan pada hubungan timbal balik antara manusia dan alam melalui aliran energi, materi, dan informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud ekofeminisme dalam proses memperoleh sumber-sumber kehidupan, melihat dampak perubahan ekosistem gambut terhadap nilai-nilai femininitas, menggambarkan upaya perlindungan yang dilakukan perempuan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem serta mengetahui wujud dari konsep gender pada masyarakat gambut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perempuan di Desa Jambu Baru dan Desa Kalumpang menunjukkan kedekatan dengan ekosistem gambut yang tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga emosional. Keterlekatan hubungan ini termanifestasikan melalui berbagai aktivitas yang dilakukan perempuan di lahan gambut yang kemudian melahirkan relasi ekologis diantara keduanya. Perempuan gambut kemudian tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat saja, tetapi sebagai penjaga keberlanjutan ekosistem gambut melalui perwujudan nilai-nilai femininitas seperti kasih sayang, kesabaran, ketekunan, dan keberlanjutan. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa ekofeminisme tidak hanya relevan dalam konteks perlawanan dan penindasan, tetapi juga sebagai landasan epistemologis untuk memahami romantisasi relasi antara manusia dan alam secara lebih holistik.

Kata Kunci : Ekofeminisme, Ekosistem Gambut, Perempuan Gambut, Keberlanjutan Ekologi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI