DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Prarancangan Pabrik 2-Etilheksil Akrilat dari 2-Etilheksanol dan Asam Akrilat dengan Proses Esterifikasi Kapasitas 70.000 Ton/Tahun | |
| PENGARANG | : | TRIYAS AJI SAHPUTRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-10 |
2-Etilheksil Akrilat (2-EHA) adalah senyawa ester yang digunakan sebagai monomer dalam pembuatan polimer dan kopolimer untuk aplikasi seperti perekat, pelapis, tinta cetak, dan tekstil. Dalam industri perekat, 2-EHA digunakan untuk meningkatkan daya rekat dan elastisitas produk. Dalam pelapis dan cat, senyawa ini memberikan ketahanan terhadap cuaca dan fleksibilitas yang baik. Pada industri tekstil, 2-EHA digunakan untuk memperbaiki ketahanan kain dan memberikan hasil akhir yang lebih baik. Konsumsi 2-EHA di Indonesia masih bergantung pada impor karena tidak adanya pabrik domestik yang memproduksi bahan ini dalam skala besar. Melihat potensi dan urgensi tersebut, pembangunan pabrik 2-EHA di Indonesia menjadi sangat penting. Senyawa ini dapat diproduksi melalui reaksi esterifikasi antara asam akrilat dan 2-etilheksanol dengan bantuan katalis asam sulfat.
Reaksi ini berlangsung pada Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) pada suhu 120°C dan tekanan 1 atm dengan rasio Asam Akrilat:2-Etilheksanol sebesar 1:3. Reaksi berlangsung secara endotermis dan menggunakan steam sebagai media pemanas. Proses ini menghasilkan konversi reaksi sebesar 93% dengan kemurnian produk mencapai 99,86%. Dengan kapasitas produksi 70.000 ton/tahun, pabrik ini akan dirancang untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan domestik dan mengurangi ketergantungan impor. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan 2-EHA yaitu 2-Etilheksanol sebanyak 20.148,6890 kg/jam dan asam akrilat sebanyak 3.723,9370 kg/jam. Pabrik beroperasi selama 330 hari pertahun. Lokasi yang dipilih untuk mendirikan pabrik ini berada di Kawasan Industri Kariangau, Balikpapan dengan luas 39.000 m2. Kebutuhan air utilitas diambil dari Sungai Wain sebanyak 209.942,1213 kg/jam. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 118 orang dan bentuk Perusahaan Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi garis dan staf.
Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik 2-EHA di atas dibutuhkan modal tetap sebesar Rp285.936.280.009,4 sedangkan untuk modal kerja sebesar Rp831.609.378.922,9. Total manufacturing cost yaitu sebesar Rp2.770.598.673.260,03. Biaya yang dikeluarkan untuk produksi yaitu sebesar Rp3.210.961.232.931,83 dengan total harga jual produk sebesar Rp3.334.470.223.697. Keuntungan yang diperoleh dari pendirian pabrik ini yaitu keuntungan sebelum pajak sebesar Rp93.680.272.856,59 dan sesudah pajak sebesar Rp60.892.177.356,78. Berdasarkan perhitungan evaluasi ekonomi untuk pendirian pabrik 2-EHA didapatkan nilai Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 21,30%, Pay Out Time (POT) sesudah pajak selama 3,20 tahun. Sedangkan nilai Break Even Point (BEP) sebesar 57,31% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 33,86%. Nilai-nilai tersebut menunjukan bahwa pabrik ini bisa dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perencanaan pabrik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI