DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Redesain Pasar Rakyat Terpadu Kota Kandangan
PENGARANG:SHAFA SAYYIDINA SALSABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-10


ABSTRAK

Pasar Rakyat Terpadu yang dibangun pada tahun 2018 dan 2019 berdasarkan prototype (SNI) dari kementrian dan diresmikan sejak tahun 2021 sebagai tempat jual-beli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di Kota Kandangan. Sayangnya, beberapa sudut pandang pedagang mengenai pasar yang ada tidak bersesuaian dengan kebutuhan pengguna bangunan dan menjadi masalah utama mengapa Pasar Rakyat Terpadu Kota Kandangan tidak ditempati secara menyeluruh atau tidak dimanfaatkan secara maksimal dimana disebut disfungsional bangunan. Beberapa catatan mengapa pasar Rakyat Terpadu tidak ditempati dari para pedagang itu sendiri adalah karena massa bangunan yang tertutup, los dagang yang dipisahkan berdasarkan jenis komoditas sama dan berbahan beton yang sifatnya permanen dan perilaku jual-beli yang masih menganut sistem pasar traditional diistilahkan sebagai sistem Drive Thru. Konsep Synchronize sebagai solusi atas permasalahan yang diangkat dimana secara deskriptif konsep ini menciptakan terobosan baru dari bangunan eksisting dengan “menyelaraskan” antara preferensi dari pengguna juga beberapa elemen dari Standar Nasional Indonesia. Secara lebih lanjutnya konsep synchronize terpecah kembali menjadi 3 fokus penyelesaian yaitu circulation flow, user orientation dan building improvement.

Kata Kunci: Terpadu, SNI, Pedagang, Disfungsional, Synchronize

 

ABSTRACT

 

Pasar Rakyat Terpadu was built in 2018 and 2019 based on a prototype (SNI) from the ministry and was inaugurated in 2021 as a place to buy and sell to meet the daily needs of the people in Kandangan City. Unfortunately, some traders' perspectives on the existing market do not match the needs of building users and are the main problem why the Kandangan City Integrated People's Market is not fully occupied or not optimally utilized, which is called a dysfunctional building. Some notes on why the Integrated People's Market is not occupied by the traders themselves are because of the closed building mass, trading stalls that are separated based on the same type of commodity and made of permanent concrete, and buying and selling behavior that still adheres to the traditional market system, which is termed the Drive Thru system. The Synchronize concept as a solution to the problems raised, where descriptively this concept creates new creativity from existing buildings by "aligning" user preferences and several elements of the Indonesian National Standard. Furthermore, the synchronization concept is divided into 3 focuses of resolution, namely circulation flow, user orientation and building repair. 

 

Keywords: Integrated, SNI, Traders, Dysfunctional, Synchronization

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI