DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PELUANG SUSUT PANGAN (FOOD LOSS) KOMODITAS PADI PADA PETANI DAN ESTIMASI DAMPAK NILAI EKONOMI DI KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:MUHAMMAD RONNY HAKIM
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-11


Ketahanan pangan menjadi isu prioritas dan strategis, salah satunya adalah efisiensi pada aspek ketersediaan yang merupakan satu dari komponen indikator dalam indeks ketahanan pangan. Komoditas padi merupakan pangan identik masyarakat Indonesia, sehingga upaya pemenuhan kebutuhan beras dapat dilakukan dengan memperhatikan salah satu poin pada aspek ketersediaan yakni terjadinya kerentanan susut pangan (food loss) yang menjadi tantangan dan risiko pada sentra pertanian padi di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Barito Kuala, baik pada tahap produksi, tahap penanganan pasca panen dan penyimpanan serta tahap pemrosesan dan pengemasan. Potensi produksi padi yang besar haruslah dioptimalkan, salah satunya dengan memperhatikan kecenderungan prilaku petani terhadap kejadian susut pangan sebagai gambaran awal dalam pengelolaan produksi padi di Kabupaten Barito Kuala.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang terjadinya susut pangan (food loss) komoditas padi pada petani dan menganalisis besaran estimasi dampak nilai ekonomi di Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Oktober 2024 hingga Mei 2025. Penelitian menggunakan data sekunder dan data primer. Data primer melibatkan sebanyak 120 responden petani yang membudidayakan padi varietas unggul. Data sekunder diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Barito Kuala. Analisis regresi logistik digunakan untuk menganalisis variabel independen yang berpeluang terhadap kerentanan food loss komoditas padi pada petani dan persamaan perhitungan terjadinya food loss untuk menganalisis estimasi dampaknya terhadap kerugian nilai ekonomi di Kabupaten Barito Kuala.

Analisis diperoleh hasil bahwa penerapan teknologi pemanenan, ruang penyimpanan, pengetahuan (informasi) mengenai food loss dan ketepatan standar kualitas pasar berpengaruh signifikan terhadap peluang terjadi food loss pada komoditas padi di Kabupaten Barito Kuala. Variabel ketepatan standar kualitas pasar dan ruang penyimpanan memiliki peluang dominan yang dapat menekan lebih rendah terhadap kerentanan terjadinya food loss dengan masing-masing nilai odd’s ratio sebesar 14,57 dan 10,23. Dampak lainnya menunjukkan potensi kehilangan padi dengan rata-rata sebesar 36.678,76 ton GKG/tahun atau rata-rata 115,50 kg GKG/kap/tahun, dengan kehilangan tersebut berpotensi mengalami kerugian nilai ekonomi rata-rata sebesar Rp285,48 miliar per tahun di Kabupaten Barito Kuala (dengan asumsi bahwa perhitungan tersebut tidak memperhitungkan gabah susut yang dimanfaatkan untuk penggunaan lain).

Kata Kunci : Dampak Ekonomi; Ketahanan Pangan; Peluang Susut Pangan; Regresi Logistik Biner.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI