DIGITAL LIBRARY



JUDUL:SKRIPSI ANALISIS VEGETASI MENGGUNAKAN METODE SUM OF DOMINANCE RATIO (SDR3) DAN INDEKS NILAI PENTING (INP) DI LAHAN PASCAKEBAKARAN KAWASAN HUTAN LINDUNG LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU
PENGARANG:INTAN NURHASANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-11


INTAN NURHASANAH. 2025. “Analisis Vegetasi Menggunakan Metode Sum of Dominance Ratio (SDR3) dan Indeks Nilai Penting (INP) di Lahan Pascakebakaran Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang Kota Banjarbaru” yang dibimbing oleh Ibu Dr. Susilawati, S.Hut., M.P. dan Bapak Ir. H. Gt. Syersnsyah Rudy, M.P. Kata Kunci : Vegetasi, Pascakebakaran, Hutan Lindung; Liang Anggang; Sum of Dominance Ratio (SDR3) Kebakaran hutan menyebabkan perubahan signifikan terhadap struktur, komposisi vegetasi, dan dominansi jenis tertentu. Hutan Lindung Liang Anggang merupakan kawasan gambut yang rawan terbakar hampir setiap tahun, sehingga memengaruhi kondisi ekosistem. Salah satu respons ekologis terhadap gangguan ini adalah suksesi sekunder, yaitu pemulihan vegetasi secara bertahap yang diawali oleh tumbuhan pionir. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis vegetasi penyusun kawasan Hutan Lindung Liang Anggang pascakebakaran; (2) mengalisis vegetasi tingkat permudaan menggunakan metode Sum of Dominance Ratio (SDR3) dan Indeks Nilai Penting (INP) pada lahan pascakebakaran. Penelitian dilakukan dengan survei dan menggunakan plot tunggal berukuran 15×15 m tiap masing-masing kondisi tutupan tajuk (kanopi) berbeda (jarang dan sedang). Masing-masing plot terdiri dari lima sub-plot yang dibagi ke dalam lima tingkat pertumbuhan: tumbuhan bawah, semai, pancang, tiang dan pohon. Data yang dikumpulkan mencakup jenis, jumlah, frekuensi dan tinggi vegetasi. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 17 jenis tumbuhan teridentifikasi, terdiri atas 15 jenis tumbuhan bawah dan 2 jenis permudaan. Petak bertajuk jarang didominasi bandotan dengan nilai SDR3 sebesar 69,23% dan INP 52,84%. Petak bertajuk sedang didominasi alang-alang dengan SDR3 77,64% dan INP 81,14%. Galam mendominasi tingkat semai di kedua petak dengan nilai SDR3 100% dan INP 200%. Tingkat pancang menunjukkan dominasi akasia pada petak bertajuk jarang (SDR3 99,97%; INP 107%) dan galam pada petak bertajuk sedang (SDR3 97,64%; INP 123,85%). Tingkat tiang dan pohon di kedua petak hanya ditemukan akasia dengan nilai INP masing-masing 300%, mencerminkan dominasi penuh dalam strata tersebut. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI