DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KUALITAS FISIKOKIMIA MADU LEBAH KELULUT (Heterotrigona itama) PADA TIGA LOKASI MELIPONIKULTUR DI KELURAHAN SUNGAI TIUNG, KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | SITI AFIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-11 |
Madu merupakan produk alami bernilai gizi tinggi yang kualitasnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk spesies lebah penghasil dan lingkungan budidayanya. Lebah tanpa sengat Heterotrigona itama diketahui menghasilkan madu dengan karakteristik khas, sehingga penting dilakukan analisis mutu secara fisikokimia dari berbagai lokasi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisikokimia madu Heterotrigona itama dari tiga lokasi meliponikultur di Kelurahan Sungai Tiung, Kota Banjarbaru dan membandingkannya dengan SNI 8664-2018 serta U.S. Patent Application Publication-2011. Sampel madu diambil secarapurposive sampling dari lokasi Cempaka Madu Kelulut, Cempaka Beton, dan Kelulut Kalimantan. Parameter yang diuji meliputi kadar air, gula total, HMF, gula pereduksi, sukrosa, keasaman, padatan tak larut air, kadar abu, serta cemaran logam Pb dan Cd berdasarkan metode dalam SNI. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki kadar air 30–30,33% b/b, gula total 67,7–68°Brix, HMF 15,3–15,8 mg/kg, gula pereduksi 33,88–45,59% b/b, sukrosa 7,88–10,58% b/b, keasaman 85,33–100 mL NaOH/kg, padatan tak larut air 0,35–1,15% b/b, kadar abu 0,056–0,1% b/b, serta cemaran Pb dan Cd <0,0001 mg/kg. Sebagian parameter memenuhi SNI, namun kadar air, gula pereduksi, sukrosa, dan kadar gula totalbelum memenuhi batas yang ditetapkan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI