DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Formulasi Edible Straw Ubi Jalar Kuning (Ipomoea Batatas L.) Dengan Variasi Konsentrasi Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) dan Sorbitol Sebagai Sedotan Ramah Lingkungan
PENGARANG:SEKAR LINTHAR PARAMITHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-12


Edible straw merupakan sedotan yang dapat dikonsumsi dan terbuat dari bahan yang secara alami mudah terurai dengan seiring berjalannya waktu. Berbeda dengan sedotan konvensional yang mudah didapatkan, Edible straw ini menawarkan alternatif yang ramah lingkungan. Ubi jalar yang merupakan bahan pangan banyak ditemukan di sekitar kita. Ubi jalar pada umumnya belum banyak dimanfaatkan selain menjadi bahan pangan. Pemanfaatan ubi jalar sebagai bahan baku pembuatan edible straw dikarenakan ubi jalar memiliki kandungan pati. Penambahan CMC pada pembuatan edible straw sebagai penstabil dan dapat meningkatkan kadar serat pangannya. Selain penambahan CMC pada proses pembuatan edible straw ini, juga ditambahkan sorbitol sebagai plasticizer.

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mendapatkan formulasi terbaik edible straw berbasis ubi jalar dengan konsentrasi CMC dan sorbitol yang mampu menghasilakan kualitas sedotan yang kuat dan tidak mudah larut.

            Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi CMC yang terdiri dari 3 level, 2% (b/b), 4% (b/b) dan 6% (b/b) terhadap 100 gram puree ubi jalar kunig. Faktor kedua adalah konsentrasi sorbitol yang terdiri dari 3 level, 1% (v/b), 2% (v/b) dan 3% (v/b) terhadap 100 gram puree ubi jalar kunig. Analisis data yang digunakan berupa uji ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% untuk karakteristik kimia (kadar air, kadar abu, dan kadar serat kasar) dan fisik (ketebalan, warna, dan daya larut).  Uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan uji Tukey pada taraf 5% untuk karakteristik organoleptik (skoring dan hedonik) terhadap warna, aroma, tekstur, kekerasan, dan kenampakan keseluruhan.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible straw berbasis ubi jalar kuning dengan formulasi CMC 6% dan sorbitol 2% memiliki karakteristik organoleptik yang cukup baik. Warna sedotan yang dihasilkan adalah kuning kecokelatan dengan nilai rata-rata 3,15, dan tingkat kesukaan panelis termasuk kategori mendekati suka (3,70). Aroma dinilai agak lemah (3,08) namun tetap agak disukai (3,37). Tekstur dinilai mendekati cukup halus (2,66) dan agak disukai (3,42). Dari segi kekerasan, sedotan tergolong keras (3,97) dan agak disukai (3,40). Kenampakan keseluruhan dinilai mendekati menarik (3,58) dengan tingkat kesukaan mendekati suka (3,67).

Karakteristik kimia menunjukkan kadar air sebesar 10,41%, kadar abu 3,62%, dan kadar serat kasar 8,96%. Secara fisik, sedotan memiliki ketebalan 0,77 mm dan warna kuning kecokelatan dengan nilai RGB (149, 114, 62). Berdasarkan uji daya larut, edible straw mulai terbuka setelah 94 menit pada suhu 0–5°C, 87 menit pada suhu 20–25°C, dan 63 menit pada suhu 70°C. Sementara itu, daya larut penuh terjadi setelah 4 hari pada suhu awal 0–5°C, serta 3 hari pada suhu awal 20–25°C dan 70°C.

Formulasi terbaik kedua adalah CMC 6% dan sorbitol 3%, yang juga menunjukkan karakteristik organoleptik yang cukup baik. Warna sedotan adalah kuning kecokelatan dengan nilai rata-rata 3,20 dan tingkat kesukaan agak suka (3,63). Aroma dinilai agak lemah (3,20) dan agak disukai (3,42). Tekstur dinilai mendekati cukup halus (2,60) dengan tingkat kesukaan mendekati suka (3,62). Kekerasan tergolong keras (4,07) dan cukup disukai (3,52). Kenampakan keseluruhan dinilai cukup menarik (3,45) dengan tingkat kesukaan mendekati suka (3,87).

Secara kimia, formulasi ini memiliki kadar air 10,55%, kadar abu 3,83%, dan kadar serat kasar 8,68%. Secara fisik, ketebalan sedotan adalah 0,81 mm, dengan warna kuning kecokelatan dan nilai RGB (145, 112, 64). Waktu terbuka edible straw terjadi setelah 85 menit pada suhu 0–5°C, 80 menit pada suhu 20–25°C, dan 63 menit pada suhu 70°C. Daya larut penuh terjadi setelah 4 hari pada suhu awal 0–5°C, serta 3 hari pada suhu awal 20–25°C dan 70°C

 

Kata Kunci :Edible Straw, Carboxy Methyl cellulose, Sorbitol, Ubi Jalar

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI