DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH BOKASHI ECENG GONDOK DAN ARANG SEKAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) PADA TANAH GAMBUT | |
| PENGARANG | : | INTAN MAGFIRAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-13 |
Bawang daun (Allium fistulosum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran penting yang banyak digunakan sebagai bumbu penyedap dalam berbagai masakan di Indonesia. Namun, produktivitas bawang daun di Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari tahun 2021 hingga 2023. Upaya peningkatan produktivitas dapat dilakukan melalui pemanfaatan tanah gambut yang luas di wilayah tersebut, dengan penggunaan bahan organik seperti bokashi eceng gondok dan arang sekam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi eceng gondok dan arang sekam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor, yaitu bokashi eceng gondok (A) dan arang sekam (B). Perlakuan terdiri atas A0 = tanpa bokashi, A1 = bokashi 15 t ha?¹ (45 g ember?¹), A2 = bokashi 20 t ha?¹ (60 g ember?¹); dan B0 = tanpa arang sekam, B1 = arang sekam 5 t ha?¹ (15 g ember?¹), B2 = arang sekam 10 t ha?¹ (30 g ember?¹). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tunggal bokashi eceng gondok berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah. Faktor tunggal arang sekam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Kombinasi perlakuan bokashi eceng gondok dan arang sekam hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Perlakuan kombinasi terbaik diperoleh pada pemberian bokashi 20 t ha?¹ dan arang sekam 10 t ha?¹, yang menghasilkan rerata berat basah tertinggi yaitu 101 g.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI