DIGITAL LIBRARY



JUDUL:POTENSI EKSTRAK GENJER (Limnocharis flava) SEBAGAI ANTIBAKTERI Aeromonas hydrophila DAN TOKSISITASNYA PADA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus)
PENGARANG:NOR AINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-14


 

Serangan penyakit akibat bakteri Aeromonas hydrophila biasanya diobati dengan pemberian antibiotik, pemberian antibiotik dapat memberikan efek negative bagi ikan maupun lingkungan serta manusia. Penggunaan bahan alam dapat menjadi alternatif menggantikan peran antibiotik. Bahan alami yang dapat dimanfaatkan dan berpotensi menjadi obat ikan adalah tumbuhan genjer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat antibakteri ekstrak genjer terhadap bakteri Aeromonas hydrophila, kandungan senyawa metabolit sekunder ekstrak genjer dan toksisitas ekstrak genjer pada ikan lele sangkuriang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang melibatkan 5 perlakuan dan 3 ulangan, meliputi; K (Tanpa ekstrak genjer), A (125 ppm), B (250 ppm), C (500 ppm) dan D (1000 ppm). Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak genjer dengan pelarut etanol 96% memiliki potensi sebagai antibakteri Aeromonas hydrophila dan pada konsentrasi 100 ppm telah mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Kandungan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak genjer yaitu flavonoid, tanin, saponin dan hidrokuinon. Uji toksisitas ekstrak genjer dengan metode penyuntikkan bersifat tidak toksik berdasarkan parameter tingkah laku, mortalitas, sintasan dan hematologis, meskipun pada parameter gejala klinis menimbulkan luka pada tubuh ikan.

Kata Kunci: Aeromonas hydrophila, genjer, lele sangkuriang

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI