DIGITAL LIBRARY



JUDUL:POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK HYDRILLA (Hydrilla verticillata L.) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila DAN TOKSISITASNYA TERHADAP IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus)
PENGARANG:SEPIA NANDIA WATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-14


Permasalahan yang menjadi penyebab hambatan dan kegagalan budidaya ikan lele, salah satunya yaitu serangan penyakit yang menyebabkan ikan sakit bahkan menyebabkan kematian pada ikan. Penggunaan antibiotik sintetis dalam penanggulangan penyakit bakteri pada ikan telah banyak dilakukan, namun penggunaan secara berlebihan dan tidak terkontrol dapat menimbulkan resistensi bakteri dan pencemaran lingkungan. Upaya menghindari dampak negative penggunaan antibiotik dapat dilakukan dengan menggunakan bahan aktif alami (bioaktif) dimana bahan bakunya tersebar di Indonesia yang bermanfaat sebagai obat tradisional yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti obat sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri hydrilla terhadap bakteri Aeromonas hydrophila, dan menganalisis toksisitas ekstrak hydrilla. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan, yaitu K: tanpa pemberian ekstrak hydrilla, pemberian 100 ppm (A), 400 ppm (B), 700 ppm (C), 1000 ppm (D). Hasil uji toksisitas terhadap kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang didapatkan hydrilla seluruh perlakuan 100%. Parameter hematologis ikan lele meliputi hemoglobin berkisar 8-13,6 d/dl., hematokrit 27,26%-37,91%, dan leukokrit berkisar 0,48%-1,45%. Disimpulkan ekstrak hydrilla berpotensi sebagai antibakteri A. hydrophila dan bersifat tidak toksik terhadap uji hematocrit, leukokrit, hemoglobin lele sangkuriang.

Kata Kunci: Aeromonas hydrophila, lele sangkuriang, Hydrilla verticillata

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI