DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FENOMENA TRASH TALK ANTAR PEMAIN GAME VALORANT | |
| PENGARANG | : | NORLAILA HAFIZAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-14 |
Fenomena trash talk dalam permainan daring seperti Valorant mencerminkan bentuk interaksi komunikasi yang berkembang dalam ruang kompetitif berbasis new media. Perilaku ini sering kali ditandai dengan ejekan verbal, sindiran kasar, hingga provOkasi antar pemain yang menjadi bagian dari dinamika permainan. Namun, trash talk tidak hanya mencerminkan kompetisi semata, melainkan juga dapat menimbulkan dampak sosial yang serius. Terdapat sejumlah kasus di mana konfrontasi verbal dalam permainan daring memicu konflik di dunia nyata, bahkan hingga berujung pada kekerasan fisik.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman, motif, dan makna yang terkandung dalam praktik trash talk antar pemain Valorant. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang aktif bermain dan pernah terlibat dalam interaksi trash talk selama bermain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa trash talk dimanifestasikan dalam berbagai bentuk, seperti penggunaan bahasa kasar, sindiran dalam teks, serta gaya bicara yang bersifat Memprovokasi. Motifnya meliputi hiburan, ekspresi emosi, strategi permainan, hingga penguatan identitas kelompok. Melalui teori Computer Mediated Communication (CMC), Interaksionisme Simbolik, dan Social Identity and Deindividuation Effects (SIDE), fenomena trash talk dipahami sebagai bagian dari pola komunikasi modern yang terbentuk dalam ruang virtual yang anonim dan kompetitif.
Kata Kunci: Trash talk, Game Online, Komunikasi Digital
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI