DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | GLAMPING DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS TANJUNG LESUNG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ADAPTIF | |
| PENGARANG | : | KURNIA KHAFIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-14 |
Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung sebagai Kawasan Ekonomi di bidang pariwisata mengalami peningkatan kunjungan wisatawan tiap tahunnya sehingga kebutuhan akan akomodasi pun meningkat. Peningkatan tersebut berpengaruh terhadap rencana investasi dan tata guna lahan pada KEK Tanjung Lesung. Berdasarkan hasil survey minat wisatawan terhadap jenis akomodasi sebagian besar wisatawan memilih akomodasi glamping yang sesuai dengan rencana tata guna lahan pada area Pantai Bodur. Lokasi tapak yang merupakan daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami berpotensi menimbulkan kerugian baik materil dan non materil. Untuk itu, diperlukan adanya rancangan glamping yang tahan terhadap gempa dan dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Perancangan Glamping bertujuan sebagai salah satu bentuk inovasi akomodasi baru dan mampu bertahan saat terjadinya gempa bumi dan meminimalisir dampak kerugian materil dan non materil serta aman terhadap penggunanya. Melalui pendekatan arsitektur adaptif, glamping ini menerapkan prinsip fleksibilitas dan durabilitas dalam konsep-konsep bentuk bangunan, sistem struktur bangunan, sirkulasi pada tapak, perencanaan tata massa bangunan termasuk zoning hingga orientasi bangunan dan sistem keselamatan pada kawasan. Glamping di KEK Tanjung Lesung ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah akomodasi penginapan saja namun menjadi salah satu akomodasi yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap penggunanya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI