DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATAN BAMBU DI KEBUN HUTAN DESA HALUNUK KECAMATAN LOKSADO
PENGARANG:TIBERIAS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-15


Bambu merupakan salah satu sumber daya hutan non-kayu yang memiliki nilai ekonomi, ekologis, dan budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Halunuk, Kecamatan Loksado. Bambu digunakan tidak hanya sebagai bahan bangunan atau alat rumah tangga, tetapi juga memiliki peran dalam pelestarian budaya lokal dan mendukung ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pemanfaatan bambu oleh masyarakat serta menghitung kontribusi pendapatan dari usaha bambu terhadap total pendapatan rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara terstruktur menggunakan kuisioner yang ditujukan kepada para pengrajin bambu di wilayah tersebut. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk memberikan gambaran mengenai pola pemanfaatan dan nilai ekonomi bambu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bambu dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti kerajinan tangan, bahan bangunan tradisional, alat pertanian, pembungkus makanan, dan perlengkapan upacara adat. Jenis bambu yang paling banyak digunakan adalah Gigantochloa apus (bambu tali), disusul oleh Bambusa vulgaris dan Dendrocalamus asper. Rata-rata kontribusi pendapatan dari usaha bambu terhadap total pendapatan rumah tangga adalah sebesar 10,02%, yang tergolong dalam kategori sangat rendah. Meskipun demikian, usaha bambu memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber ekonomi alternatif melalui peningkatan keterampilan pengrajin, inovasi produk, dan akses terhadap pasar yang lebih luas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI