DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Potensi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sebagai Bioherbisida Gulma Cacabean (Ludwigia sp.)
PENGARANG:ELMA NOR KHALIZA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-15


Gulma cacabean(Ludwigia sp.) merupakan salah satu gulma yang sangat merugikan di lahan pertanian karena bersifat kompetitif terhadap unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh tanaman utama seperti padi dan jagung. Salah satu alternatif ramah lingkungan untuk mengendalikan gulma ini adalah penggunaan bioherbisida berbahan dasar tumbuhan, seperti daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) yang diketahui mengandung senyawa alelopati aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (25%, 50%, dan 75%) dalam menekan pertumbuhan gulma Ludwigia sp. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, serta dilakukan analisis ragam (ANOVA) dan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kirinyuh memberikan pengaruh nyata terhadap tingkat fitotoksisitas Ludwigia sp., ditandai dengan gejala klorosis, nekrosis, kelayuan, dan kematian jaringan. Konsentrasi 75% merupakan yang paling efektif dengan nilai skoring fitotoksisitas mencapai 4 (keracunan sangat berat >75%), setara dengan efektivitas herbisida sintetis berbahan aktif glifosat. Dengan demikian, ekstrak daun kirinyuh berpotensi menjadi bioherbisida yang efektif dan ramah lingkungan dalam pengendalian gulma Ludwigia sp.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI