DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Biaya Dan Manfaat Penggunaan Tkks Sebagai Bahan Baku Pengolahan Rak Telur | |
| PENGARANG | : | BENHAGAR ANDREANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-15 |
Mendukung praktik industri berkelanjutan dan ekonomi sirkular melibatkan penanganan berbagai isu kunci, salah satunya ialah penggunaan limbah dari sektor kelapa sawit. Ranting buah kelapa sawit yang telah dikosongkan dan tidak dimanfaatkan secara optimal merupakan limbah utama dari pabrik kelapa sawit. Dengan membandingkan penggunaan tradisional TKKS sebagai pupuk di perkebunan kelapa sawit dengan potensinya sebagai bahan baku untuk pembuatan tray telur menggunakan teknologi pulp moulding, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dari penggunaan TKKS sebagai bahan baku. Penelitian ini menggunakan alat analisis kelayakan finansial termasuk NPV, IRR, PP, ROI, BEP, dan Ke untuk menentukan titik impas dan pengembalian investasi. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan CBA.
Dalam skenario pengolahan tray telur, proyek ini secara finansial layak dan efisien dengan BCR sebanyak 1,52. Skenario pemanfaatan TKKS sebagai pupuk (skenario B) memiliki BCR hanya 0,00 dengan net value negatif, menandakan bahwa skenario ini kurang layak diterapkan secara ekonomis meskipun memberi manfaat lingkungan terbatas. Hasil perhitungan analisis kelayakan TKKS digunakan sebagai bahan baku rak telur menunjukkan bahwa proyek pengolahan TKKS menjadi rak telur memberikan nilai NPV positif sebesar Rp64.051.423.146, IRR sebesar 32%, ROI sebesar 20%, dan PP selama 5 tahun. Semua indikator menunjukkan bahwa proyek ini layak secara finansial, dengan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan tingkat diskonto atau Ke sebesar 14,75%. Selain itu, BEP tercapai pada nilai produksi yang realistis, menunjukkan proyek mampu menutupi seluruh biaya operasional dalam waktu yang singkat.
Penelitian ini juga menemukan bahwa dalam skenario konvensional (pupuk kebun), manfaat tidak langsung dari TKKS tidak dapat dihitung secara terpisah karena telah tercampur dalam struktur biaya bahan baku, sehingga nilai manfaat tidak langsung tercatat nol. Kesimpulannya, pemanfaatan TKKS sebagai bahan baku rak telur merupakan strategi yang tidak hanya mampu mengurangi limbah industri tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan dan layak untuk dikembangkan secara komersial dalam konteks industri hijau dan berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI