DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH CENDAWAN ENTOMOPATOGEN Metarhizium anisopliae DALAM MENEKAN POPULASI HAMA ULAT GRAYAK Spodoptera frugiperda PADA TANAMAN JAGUNG | |
| PENGARANG | : | VALENTINO SHEVENKO WANSAGA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-15 |
Jagung (Zea mays L.) adalah salah satu komoditi sumber karbohidrat kedua setelah beras yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional. Jagung merupakan sumber karbohidrat terpenting selain beras dan gandum sebagai yang terpenting ketiga. Pengendalian dengan menggunakan insektisida kimia dapat menyebabkan dampak negatif, sehingga pengendalian yang ramah lingkungan dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme yang ada dialam yaitu cendawan entomopatogen Metarhizium anisopliae. Cendawan Metarhizium anisopliae tidak hanya bersifat saprofit, tetapi juga memiliki kemampuan parasit bagi beberapa ordo serangga seperti Coleoptera, Lepidoptera, Hymenoptera, Orthoptera, Isoptera, dan Hemiptera
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metarhizium anisopliae terhadap intensitas serangan Spodoptera frugiperda pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 – Desember 2024 di Lahan Pertanaman Jagung Kelurahan Landasan Ulin dan Laboratorium Fitopatologi Universitas Lambung Mangkurat. Perlakuan yang diuji dengan pengenceran 103, 105, 107 dan 109 serta satu perlakuan kontrol dan perlakuan insektisida kimia. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor, terdiri dari 6 perlakuan (termasuk satu perlakuan kontrol) dan diulang sebanyak 4 kali sehingga berjumlah 24 satuan percobaan. Parameter pengamatan penelitian ini jumlah daun, tinggi tanaman, intesitas serangan dan bobot tongkol kelobot. Data dianalisis dengan ragam ANOVA dan uji BNT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan pengenceran M. anisopliae tidak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung baik jumlah daun, tinggi tanaman, dan bobot tongkol kelobot namun ada kecenderungan bahwa pemberian perlakuan tersebut secara kuantitatif dapat lebih meningkat. Namun,pemberian perlakuan pengenceran M. anisopliae mempengaruhi intensitas serangan hama S. frugiperda pada tanaman jagung apabila dibandingkan dengan tanpa permberian perlakuan tersebut.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI