DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POTENSI EKSTRAK DAUN TANJUNG (Mimusops elengi L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI Aeromonas hydrophila DAN TOKSISITASNYA PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) | |
| PENGARANG | : | LUSI AINURRAHIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-15 |
Salah satu penyebab penyakit pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) adalah penyakit bakterial yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila. Penggunaan antibiotik sering kali digunakan untuk mencegah dan mengobati ikan dari penyakit. Namun, penggunaan secara berkelanjutan tidak efektif karena dapat menyebabkan bakteri patogen menjadi resisten dan bersifat residu bagi tubuh ikan. Salah satu bahan herbal yang berpotensi sebagai antibakteri adalah daun tanjung (Mimusops elengi L.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis antibakteri, fitokimia dan toksisitas ekstrak daun tanjung yang diinjeksi pada ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan, meliputi: A (100 ppm), B (200 ppm), C (400 ppm), D (600 ppm), E (800 ppm), F (1000 ppm), dan K (tanpa diinjeksi ekstrak daun tanjung). Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak daun tanjung terbesar terdapat pada pelarutan etanol, yaitu 5,8 mm, diikuti pelarut akuades 2,8 mm dan terkecil terdapat pada pelarut metanol, yaitu 2,6 mm, daun tanjung memiliki senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin, serta bersifat toksik berdasarkan parameter gejala klinis tidak bersifat toksik pada parameter tingkah laku, RWK, mortalitas, sintasan dan uji hematologis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI