DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pemanfaatan Silase Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) Sebagai Pakan Tambahan Ikan Kelabau (Osteochilus melanopleurus) pada Sistem Bioflok
PENGARANG:OCTAVIANA DEWI SYAHPUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-15


Ikan kelabau merupakan jenis ikan asli Kalimantan dan Sumatera yang saat ini sudah mulai jarang ditemukan di perairan umum karena penangkapan yang dilakukan oleh nelayan yang kurang selektif tanpa diimbangi dengan usaha budi daya. Kegiatan budi daya memiliki aspek yang perlu diperhatikan yaitu ketersediaan pakan yang baik. Kelakai merupakan salah satu alternatif yang dapat dijadikan pakan tambahan bagi ikan kelabau. Tumbuhan ini memiliki kandungan nutrien yang cukup, sehingga dapat digunakan sebagai pakan tambahan untuk ikan. Penggunaan sistem bioflok juga masih jarang dilakukan pada budi daya ikan kelabau, namun terhadap ikan lain sudah banyak dilakukan seperti pada ikan nila, ikan gurame, dan ikan papuyu. Kombinasi daun kelakai yang disilase dan sistem bioflok memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi budi daya ikan kelabau dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. Pemanfaatan daun kelakai yang disilase sebagai pakan tambahan dapat membantu mengurangi biaya produksi, sedangkan sistem bioflok dapat mengurangi jumlah limbah yang dilepaskan ke lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis performa pertumbuhan ikan dan  respons hematologisnya pada sistem bioflok ramah lingkungan dengan pemberian pakan silase daun kelakai, serta menganalisis kualitas air, unsur hara, dan kandungan floknya. Penelitian dilakukan di Laboratorium Basah, Fakultas Perikanan dan IlmuKelautan Universtas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pemberian pakan komersil dan silase daun kelakai pada sistem bioflok menunjukkan hasil terbaik terhadap performa pertumbuhan ikan dan hematologis serta mampu menurunkan biaya pakan sebesar 50%. Penggunaan silase daun kelakai juga menunjukan kualitas air yang normal, serta unsur hara dan kandungan flok dalam media budidaya dapat mendukung keberlanjutan sistem bioflok dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi pertumbuhan ikan.

 

Kata kunci : Ikan Kelabau, Silase Daun Kelakai, Sistem Bioflok Ramah Lingkungan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI