DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KEMANDIRIAN, ASPEK MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING, TALKING STICK, KEGIATAN KOLASE DENGAN MEDIA KERTAS BERGAMBAR PADA KELOMPOK B TK KRISTEN BETLEHEM BANJARMASIN
PENGARANG:MEMEI TRISESA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-16


ABSTRAK

 

Trisesa, Memei. 2024. MengembangkanAktivitas, Kemandirian, Aspek Motorik Halus Anak Menggunakan Kombinasi Model Project based  Learning, Talking Stick, Kegiatan Kolase Dengan Media Kertas Bergambar Pada  Kelompok B Tk Kristen  Betlehem  Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Celia Cinantya, S.Kom, M.Pd.

KataKunci:Kemandirian,Aktivitas,Motorik halus,PjBL,TalkingStick

Permasalahandalampenelitian iniadalahrendahnyaaktivitas, kemandirian dan kemampuan motorik halus.Hal ini disebabkan karena pembelajaran kurang menarik dan monoton, berpusat satu arah dan bersifat abstrak. Salah satu upaya yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan kombinasi model PjBL dan Talking Stick dengan media kertas bergambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas, kemandirian dan hasil pengembangan motorik halus anak kelompok B TK Kristen Betlehem Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 3 pertemuan dengan masing-masing pertemuan terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Settingpenelitian dilakukandiTKKristen BetlehemBanjarmasin padakelompokB yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptifkualitatif.

Hasil penelitian, menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai kriteria baik,pertemuan 2mencapaikriteriasangatbaik,danpertemuan 3 mencapai kriteria sangat baik.Aktivitas anak pada pertemuan 1 mencapai 20%, pertemuan2mencapai60%danpertemuan3mencapai87%.Kemandiriananak

pada pertemuan 1 mencapai 33%, pertemuan 2 mencapai 60% dan pertemuan 3 mencapai87%.Ketuntasanklasikal hasilperkembangan motorik halusanakdalam kolasepadapertemuan1mencapai40%,pertemuan2mencapai67%dan

pertemuan3mencapai93%.

Hasil penelitian menggunakan kombinasi model PjBL dan Talking Stick dengan media kertas bergambar pada aktivitas guru, aktivitas anak, kemandirian danhasilpengembanganmotorikhalusdinyatakanberhasil.Berdasarkandatayang diperoleh dari penelitian ini dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaranuntuk pengembangan motorik halus.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI