DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT PADA MASYARAKAT DAYAK SAMIHIM DESA BALAIMEA KECAMATAN PAMUKAN UTARA KABUPATEN KOTABARU | |
| PENGARANG | : | FIRA AGUSTIA WIDIATNI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
FIRA AGUSTIA WIDIATNI. 2025. ”Etnobotani Tumbuhan Berkhasiat Obat Pada Masyrakat Dayak Samihim Desa Balaimea Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru”. Skripsi, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Yuniarti, S.Hut., M.Si. dan Ir. Gt. Abdul Rahmat Thamrin, M.P.
Kata kunci : Etnobotani; Desa Balaimea; Purposive sampling; Tumbuhan obat
Tujuan penelitian untuk menganalisis jenis dan bagian tumbuhan obat tradisional yang dapat dimanfaatkan di Desa Balaimea Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru, menganalisis cara pengolahan tumbuhan obat tradisional untuk pengobatan, menganalisis cara pemanfaatan dan khasiat tumbuhan yang digunakan untuk mengobati penyakit. Strategi pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling melalui wawancara mendalam yang didasarkan pada pengetahuan tentang kriteria tertentu, khususnya batra (penyembuh tradisional). Hasil yang didapatkan terdapat 5 batra bahwa 25 jenis memiliki kapasitas untuk menyembuhkan beragam penyakit yang dipergunakan untuk mengobati gusi bengkak, bisulan. tinggi darah, kolestrol, sakit tulang, sakit mata, obat sakit gigi, bintik merah, obat gatal, kekebalan tubuh, panu, sakit perut, sakit jantung, malaria, demam, sakit pinggang, pusing, pilek, gula darah, mencengah rambuat rontok, pembengkakan dalam perut, batuk berdarah, BAB berdarah, luka sayatan, iritasi mata, sakit persendian dan diabetes. Habitus tumbuhan terbanyak yaitu pohon 36%, perdu 20%, semak 8%, gulma 4% serta herba dan liana 16%. Bagian yang digunakan terbanyak yaitu daun 33%, akar 26%, pucuk muda 14%, batang 11% sedangkan buah, umbi, buah, tangkai dan kulit batang 4%. Ditumbuk dan direbus adalah cara pengolahan terbanyak yaitu 42%, diparut 4% dan direndam 12%. Metode cara pemanfaatan diminum terbesar persentasenya yakni 48%, ditempelkan 29%, dioleskan 4%, dimandikan serta diteteskan 4%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI