DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS USAHATANI POLA PADI - JERUK SIAM LAHAN TADAH HUJAN DI KECAMATAN ASTAMBUL KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:MUHAMMAD ZAINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-16


RINGKASAN

Muhammad Zaini.Analisis Usahatani Pola Padi dan Jeruk Siam Lahan Tadah Hujan Di Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar. Di bawah bimbingan Muhammad Husaini dan Luthfi.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dua hal utama terkait dengan usahatani padi-jeruk di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi, biaya, penerimaan, dan pendapatan yang dihasilkan dari usahatani padi-jeruk. Kedua, penelitian ini juga berupaya untuk menilai kelayakan finansial usahatani padi-jeruk di lahan tadah hujan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik two stage random sampling. Pada tahap pertama, dipilih secara acak 3 desa di Kecamatan Astambul, kemudian pada tahap kedua dipilih 36 petani secara acak sederhana dari total populasi 180 petani di ketiga desa tersebut.

Metoda analisis yang digunakan dalam penelitian berupa analisis deskriptif dan analisis RCR. Rata-rata produksi pola usahatani padi-jeruk masing-masing sebesar 4,04 ton dan 7,88 ton per usahatani.  Rata-rata biaya total yang dikeluarkan untuk pola usahatani padi-jeruk rata-rata sebesar Rp 17.695.620,84 per usahatani yang terdiri dari biaya eksplisit sebesar 15.644.622,62 dan biaya implisit sebesar 2.050.998,22 per usahatani.  Rata-rata penerimaan pola usahatani padi-jeruk sebesar Rp 87.521.252,78 per usahatani, dengan rata-rata biaya eksplisit sebesar Rp 15.644.622,62, maka rata-rata pendapatan yang diperoleh petani dari penerapan pola usahatani padi jeruk di Kecamatan Astambaul sebesar Rp 72.710.978,31 per usahatani. Berdasarkan hasil analisis Revenue Cost Ratio (RCR), dengan rata-rata penerimaan pola usahatani padi-jeruk sebesar Rp 87.521.252,78 per usahatani, sementara rata-rata biaya total yang dikeluarkan petani sebesar Rp 17.695.620,84, sehingga diperoleh rata-rata RCR sebesar 5,15 dan jauh lebih besar dari1 oleh karena itu pola usahatani padi-jeruk tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan, karena setiap biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1, akan diperoleh penerimaan sebesar Rp 5,15.

 

Kata kunci : Usaha tani pola padi-jeruk, Lahan tadah hujan, Analisis produksi,     

                     Analisis kelayakan finansial.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI