DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MAKELAR DALAM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DI INDONESIA | |
| PENGARANG | : | RAKHMAN FARISI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
FARISI, RAKHMAN. 2025. MAKELAR DALAM PENGADAAN
BARANG/JASA PEMERINTAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM
POSITIF DI INDONESIA. Program Magister Ilmu Hukum, Program
Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat.
ABSTRAK
Penelitian ini membahas fenomena keberadaan makelar dalam pengadaan
barang/jasa pemerintah dari perspektif hukum positif di Indonesia. Meskipun telah
ada regulasi formal seperti Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah, praktik percaloan atau permakelaran masih kerap terjadi
dan sulit diberantas karena bersifat informal, tidak terdokumentasi, serta
memanfaatkan celah hukum dan lemahnya pengawasan. Peran makelar berdampak
negatif terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan persaingan yang sehat
dalam proses pengadaan, bahkan sering kali beririsan dengan praktik korupsi dan
kolusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan sosiologis
hukum, dengan tujuan untuk menelaah bagaimana hukum positif mengatur atau
menindak keberadaan makelar dalam pengadaan publik serta menawarkan solusi
normatif dan praktis untuk mendorong reformasi sistem pengadaan yang bersih dan
adil.
Kata Kunci: Makelar, Pengadaan Barang/Jasa, Hukum Positif, Korupsi,
Persekongkolan Tender
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI