DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI DARI EKSTRAK ETANOL DAUN Acacia mangium ASAL BATOLA DAN BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | AULIA KHAIRUNNISAA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
Pemanfaatan daun Acacia mangium sebagai sumber antioksidan alami masih belum banyak dieksplorasi, meskipun tanaman ini diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan aktivitas antioksidan fraksi dari ekstrak etanol daun A. mangium asal Batola dan Banjarbaru menggunakan metode DPPH. Penelitian ini diawali dengan ekstraksi menggunakan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan n-heksana (FH), etil asetat (FE), dan etanol 10% (FP). Setelah itu, dilakukan skrining fitokimia dan penetapan aktivitas antioksidan menggunakan instrumen spektrofotometer UV-vis. Hasil rendemen ekstrak daun A. mangium Batola dan Banjarbaru berturut-turut 20,13% dan 19,53%. Proses fraksinasi menghasilkan rendemen fraksi FH Btl, FE Btl, FP Btl, FH Bjb, FE Bjb, dan FP Bjb masing-masing sebesar 24%; 8%; 46,4%; 15,6%; 15,2%; dan 25,6%. Pada skrining fitokimia, fenol, flavonoid, steroid, glikosida, dan saponin ditemukan di keenam fraksi. Nilai IC50 FH Btl, FE Btl, FP Btl, FH Bjb, FE Bjb, dan FP Bjb berturut-turut sebesar 42,30; 0,90; 8,30; 56,86; 5,86; dan 14,28 ppm. Fraksi etil asetat yang berasal dari Batola dan Banjarbaru memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi dengan kategori sangat kuat.
Kata kunci: Acacia mangium, antioksidan, DPPH, ekstrak etanol, fraksi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI