DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS MAL PELAYANAN PUBLIK BAIMAN DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | ANNISA DIANDRA PARAMITHA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-17 |
Pelayanan publik merupakan esensi dasar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Di tengah kompleksitas birokrasi tradisional, inovasi seperti Mal Pelayanan Publik (MPP) hadir untuk menyederhanakan akses layanan. MPP Baiman di Kota Banjarmasin, yang beroperasi sejak 7 Desember 2023, dirancang untuk memberikan layanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman, sesuai dengan Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 21 Tahun 2023 tentang Pedoman Standar Pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas MPP Baiman dalam mencapai tujuan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber primer yang terdiri dari observasi dan wawancara langsung dengan informan, juga sumber sekunder yang didapatkan berupa informasi tertulis seperti dokumen-dokumen yang mendukung data penelitian ini. Adapun pengolahan data yang digunakan menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi..
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MPP Baiman yang dianalisis menggunakan pengukuran efektivitas menurut Sumaatja dengan indikator efektivitas waktu, efektivitas tenaga, dan hasil yang diperoleh bisa disebut cukup efektif dalam memberikan pelayanan. Efektivitas waktu tercermin dari mayoritas layanan yang dapat diselesaikan dalam 5-20 menit, didukung oleh sistem antrean digital dan konsep satu atap yang mengurangi waktu tunggu dan perjalanan. Efektivitas tenaga terlihat dari dedikasi petugas, prosedur yang jelas, dan koordinasi antarinstansi dalam menangani keluhan. Secara keseluruhan, hasil yang diperoleh sejalan dengan tujuan utama:memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Namun, ditemukan beberapa area yang belum optimal, yaitu inkonsistensi operasional gerai (beberapa gerai terkadang tutup) dan keterbatasan layanan, yang sedikit mengurangi potensi efektivitas maksimal.
Saran yang dapat diberikan untuk meningkatkan Efektivitas Mal Pelayanan Publik Baiman di Kota Banjarmasin diantaranya: (1) Peningkatan Koordinasi untuk Penyelesaian Layanan di MPP Baiman; (2) Monitoring Kehadiran; (3) Jam Operasional Gerai Instansi dan Penyediaan Informasi Layanan yang Jelas di Setiap Gerai.
Kata Kunci: Efektivitas, Mal Pelayanan Publik, Pelayanan Publik, Banjarmasin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI