DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IDENTIFIKASI INTERVENSI MANDIRI PERAWAT BERDASARKAN MASALAH RISIKO JATUH DI RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN KOTA BANJARBARU
PENGARANG:TONI WENDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-17


Latar Belakang: Setiap orang yang mengunjungi fasilitas layanan kesehatan memiliki potensi untuk mengalami cidera. Terdapat Insiden Keselamatan Pasien (IKP) dalam pelayanan rawat inap di rumah sakit, dengan tingkat kejadian yang tidak diinginkan berkisar antara 3-16% di beberapa negara seperti Amerika, Inggris, Australia, dan Denmark. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa terdapat 4.397 kasus, termasuk 1.508 kasus nyaris cedera, 1.373 kasus tidak cedera, dan 1.516 kasus tidak diharapkan. Risiko jatuh merupakan salah satu indikator keselamatan pasien. Intervensi pengurangan resiko jatuh merupakah salah satu tindakan yang dilakukan oleh perawat.

Tujuan : Tujuanumumpenelitianiniadalahuntukmengidentifikasiintervensimandiri perawatberdasarkanmasalahrisikojatuhdiRSDIdamanKotaBanjarbaru.

Metode :  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif, fokus pada intervensi risiko jatuh pada pasien. Populasi penelitian terdiri dari 4.241 rekam medik, dengan sampel sebanyak 252 rekam medik yang dipilih menggunakan teknik Restrospektif Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi.

Hasil: Intervensi untuk menilai risiko jatuh pada pasien dewasa menggunakan Skala Morse Fall Scale menunjukkan bahwa risiko jatuh standar terjadi pada 91,0% pasien, sementara risiko jatuh tinggi terjadi pada 3,7% pasien. Sementara itu, pada pasien anak-anak, penggunaan skala Humty Dumty menunjukkan risiko jatuh standar sebesar 11,30% dan risiko jatuh tinggi sebesar 30,11%. Pada pasien lanjut usia, penggunaan skala Ontario Modified Stratify menunjukkan risiko jatuh standar sebesar 12,8% dan risiko jatuh tinggi sebesar 31,5%.

Diskusi: Dari penelitian ini menyoroti bahwa terdapat banyak intervensi mandiri perawat yang belum dilakukan pada pasien dengan risiko jatuh, sehingga perlu adanya perbaikan dalam penerapan intervensi tersebut.

Kata kunci : Intervensi Mandiri Perawat, Risiko Jatuh

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI